AKTUALITA.CO.ID – Banyaknya aspirasi terkait banyaknya Sekolah Dasar Negeri (SDN) di Kecamatan Cariu, Kabupaten Bogor, Jawa Barat yang bangunannya sudah tidak layak. Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bogor dari Komisi 4 melaksanakan Kunjungan Kerjanya untuk meninjau langsung beberapa SDN yang memang membutuhkan perhatian khusus.
Ketua Komisi 4 DPRD Kabupaten Bogor, H. Wasto menjelaskan, Kunjungan Kerja (Kunker) ke Kecamatan Cariu karena mendapatkan aspirasi untuk melihat beberapa terkait sarana dan prasarana Pendidikan dan Kesehatan.
“Tadi kami ke SDN Tegal Benteng, kemudian SDN Babakan Tiara dan SDN Babakan Cangkudu. Kita liat tadi di SDN Tegal Benteng memang sangat tidak layak fasilitas pendidikannya, baik itu ruang kelasnya, lantainya, atapnya sangat membahayakan dan belajarnya juga di rumah warga yang menyatu dengan pekarangan kambing,” jelas H. Wasto kepada Aktualita.co.id, Senin, (15/09/2025).
Ia menambahkan, Komisi 4 DPRD Kabupaten Bogor dalam rangka evaluasi pelayanan, pelaksanaan dan peningkatan beberapa sekolah yang ada di Kecamatan Cariu.
Selain itu, masih Wasto mengatakan, Komisi 4 juga meninjau Puskesmas Cariu dari aspek pelayanan. Menurutnya, Puskesmas Cariu itu pasiennya cukup banyak, tapi kapasitas rawat inapnya dan tempat menunggu pasien itu belum memadai.
“Karena itu kita akan diskusikan dengan para Kepala Sekolah dan Dinas Pendidikan serta juga Puskesmas dengan Dinas Kesehatan,” ucapnya.
H. Wasto menegaskan, bahwa Prinsipnya Komisi 4 DPRD Kabupaten Bogor ingin membantu program bupati Bogor, agar Pendidikan di Kabupaten Bogor dari sisi sarana dan prasarana dalam waktu yang cepat segera tercipta lingkungan sekolah yang aman, nyaman, kondusif untuk belajar siswa.
“Dan juga pelayanan di Puskesmas, karena itu juga pelayanan dasar pertama yang harus jadi perhatian,” imbuhnya.
Sementara itu, Plt Camat Cariu, Agus Sopyan Budi Asmara sangat berharap kepada pimpinan yang ada di atas, agar bisa terketuk hatinya memperhatikan Kecamatan Cariu dari unsur Pendidikan dan kesehatannya.
“Intinya pasilitas K bisa Kesehatan dan pasilitas Pendidikan bisa sejajar dengan kecamatan lain, jangan sampai kami yang ada di perbatasan itu terpinggirkan,” harapnya.
(Demi Dawer)









