Aktuals
  • Home
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
  • Pendidikan dan Kesehatan
  • Sosok dan Politik
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Pemerintahan
  • Lifestyle
  • Olahraga
No Result
View All Result
Aktualita
  • Home
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
  • Pendidikan dan Kesehatan
  • Sosok dan Politik
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Pemerintahan
  • Lifestyle
  • Olahraga
No Result
View All Result
Aktuals
No Result
View All Result
Home Sosok dan Politik

Diisukan Negatif, Ponpes Syifaul Furqon Angkat Bicara, Pilih Tabayun dan Klarifikasi

Arsyit Syarifudin by Arsyit Syarifudin
May 13, 2026
in Sosok dan Politik
0
Diisukan Negatif, Ponpes Syifaul Furqon Angkat Bicara, Pilih Tabayun dan Klarifikasi
74
SHARES
1.2k
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

AKTUALITA.CO.ID – Kepala Sekolah Pondok Pesantren Syifaul Furqon, Ustad Abdullah Sengkang angkat bicara seputar isu dugaan pelecehan seksual di lembaganya.

Menurutnya, narasi yang disampaikan sejumlah media sosial yang ditayangkan tanpa konfirmasi, tidak sesuai dengan fakta yang terjadi.

“Apa yang disampaikan oleh media sosial tidak tepat. Kami sangat menyayangkan hal itu karena sangat menganggu,” kata Abdullah, kepada wartawan, Rabu (13/05/2026).

Berita lainnya

Dari Turap Ambruk hingga Hibah 41,5 Miliar untuk Polres, Ketum PC IMM Depok: Ada Apa dengan Disrumkim?

‎Diawali di Bogor Timur, PWI Kabupaten Bogor Gelar Safari Jurnalistik 2026‎

Lewat APMI, PKS Siapkan Generasi Muda Jadi Pemimpin Masa Depan

Ia juga memohon maaf kepada seluruh lapisan masyarakat atas kegaduhan yang sepekan ini. Dalam konteks dugaan pelecehan seksual yang diduga terjadi di lingkup ponpesnya, Abdullah tidak menampik.

“Kejadian tersebut terjadi pada periode Juni 2025 dan baru diketahui pada 11 Desember 2025. Sejak laporan itu kami ketahui, kami langsung bertindak dengan melakukan investigasi dan penelusuran,” paparnya.

Lebih jauh Abdullah menjelaskan, pada tanggal 11 Desember 2025 pihak Pondok Pesantren mendapatkan laporan dari salah satu wali santri berkaitan dengan adanya dugaan tindak pidana kekerasan seksual (TPPKS).

“Berselang sehari, atau tepat pada tanggal 12 Desember 2025, kami pihak Pondok Pesantren telah melakukan klarifikasi kepada pihak terkait baik pelaku maupun para korban. Berdasarkan penelusuran kami, terdapat 6 orang terduga pelaku tindakan pelecehan seksual. Sementara terduga korban pelecehan berjumlah 15 orang,” ungkapnya.

Dari hasil penelusuran pihaknya, para terduga pelaku diduga melakukan perbuatan tersebut sekitar pukul 02-03 dini hari, ketika semua santri sedang istirahat/tidur dan menunggu petugas patroli pesantren selesai mengontrol area pesantren secara keseluruhan.

“Berdasarkan pengakuan beberapa korban, mereka juga melakukan perlawanan saat terduga pelaku melakukan aksinya yakni menggesek paha korban dalam keadaan memakai pakaian lengkap. Dari sejumlah keterangan tersebut, tidak didapati adanya kejadian sodomi, seperti yang dilaporkan,” tandas Abdullah.

Abdullah juga mengatakan, pada tanggal 14 Desember 2025, pihak Pondok Pesantren telah melaksanakan proses mediasi antara santri korban dan santri pelaku.

Berdasarkan hasil mediasi tersebut, Pondok Pesantren mengambil keputusan untuk menjatuhkan sanksi berupa pemulangan (drop out) kepada para terduga pelaku pelecehan.

Adapun pada saat proses mediasi berlangsung, para wali santri tidak dilibatkan secara langsung. Hal ini disebabkan adanya penolakan penyampaian laporan dari santri yang bersangkutan kepada orang tua/wali mereka dengan alasan menjaga kehormatan dan privasi dirinya.

Pada tanggal 29 April 2026, terdapat wali santri melaporkan permasalahan ini kepada pihak kepolisian (Polres Bogor). Laporan tersebut dilakukan oleh wali santri yang tidak terlibat dalam proses mediasi sebelumnya.

Bersamaan dengan itu, muncul video salah seorang wali murid yang secara terbuka menyampaikan pelaporannya. Namun narasi yang dikembangkan media tersebut, terduga pelaku berasal dari tenaga pendidik Pondok Pesantren dan seolah tidak disikapi serius oleh pondok pesantren.

“Faktanya, terduga pelaku merupakan alumni pondok pesantren yang sedang melaksanakan pengabdian yang telah diberikan sanksi tegas berupa drop out,” ujarnya.

Pihak Pondok Pesantren pada prinsipnya mendukung upaya pelaporan terhadap pelaku kepada pihak berwenang sebagai bentuk penegakan hukum.

“Kami juga telah menyatakan kesiapan untuk mengikuti alur pemeriksaan yang dilakukan aparat berwenang,” tegasnya.

Dengan kemunculan narasi negatif tersebut, kami pihak Pondok Pesantren sangat merasa dirugikan, mengingat permasalahan yang terjadi merupakan tindakan oknum tertentu, namun berdampak pada nama baik lembaga secara keseluruhan.

Selain itu, kondisi ini turut mengganggu ketenangan dan kenyamanan santri lainnya yang tidak terlibat dalam permasalahan.

“Dapat kami sampaikan, sejak peristiwa ini terjadi, kami berkomitmen untuk membuka ruang komunikasi kepada seluruh pihak, terutama kepada para wali murid. Kami juga mendapat bimbingan dan nasehat dari para alim ulama dan tokoh masyarakat serta unsur Muspika Desa Citapen. Bersama-sama, kami selalu menjaga kondusivitas di lingkungan pondok pesantren dan lingkungan masyarakat sehingga tidak terjadi aksi demontrasi seperti yang disampaikan media sosial,” paparnya.

Pihaknya juga terus berkomunikasi dengan aktif dengan jajaran Kemenag Kabupaten Bogor dan berkoordinasi dengan UPT PPA DP3AP2KB untuk upaya pendampingan para korban dengan memberikan rehabilitasi psikis dan trauma healing.

“Kami juga berkomitmen untuk menjaga privasi identitas para korban santri laki-laki,” pungkasnya. (*)

Tags: Abdullah SengkangBerita KlarifikasiciawiPelecehan SeksualPolres BogorPonpes Syifaul Furqon
Share30Tweet19Send
Arsyit Syarifudin

Arsyit Syarifudin

Rekomendasi Untuk Anda

Dari Turap Ambruk hingga Hibah 41,5 Miliar untuk Polres, Ketum PC IMM Depok: Ada Apa dengan Disrumkim?

by Arsyit Syarifudin
May 13, 2026
0
Dari Turap Ambruk hingga Hibah 41,5 Miliar untuk Polres, Ketum PC IMM Depok: Ada Apa dengan Disrumkim?

AKTUALITA.CO.ID - Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (PC IMM) Kota Depok menilai Dinas Perumahan dan Permukiman (Disrumkim) Kota Depok perlu dievaluasi total menyusul berbagai polemik proyek dan kebijakan...

Read more

‎Diawali di Bogor Timur, PWI Kabupaten Bogor Gelar Safari Jurnalistik 2026‎

by Arsyit Syarifudin
May 12, 2026
0
‎Diawali di Bogor Timur, PWI Kabupaten Bogor Gelar Safari Jurnalistik 2026‎

AKTUALITA.CO.ID – Setelah sempat vakum selama satu tahun, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Bogor kembali menggencarkan kegiatan Safari Jurnalistik pada tahun 2026.‎‎Kegiatan perdana tersebut digelar di wilayah Bogor...

Read more

Lewat APMI, PKS Siapkan Generasi Muda Jadi Pemimpin Masa Depan

by Gala
May 11, 2026
0
Aang Kunaifi

AKTUALITA.CO.ID – Partai Keadilan Sejahtera (PKS) terus memperkuat komitmennya dalam menyiapkan generasi muda yang memiliki kapasitas kepemimpinan, serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi bangsa dan negara. Komitmen tersebut...

Read more

‎Junsam Fasilitasi Nobar Persija vs Persib, Ribuan Bobotoh Bogor Timur Tumpah Ruah di Cileungsi

by Arsyit Syarifudin
May 10, 2026
0
‎Junsam Fasilitasi Nobar Persija vs Persib, Ribuan Bobotoh Bogor Timur Tumpah Ruah di Cileungsi

‎AKTUALITA.CO.ID – Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bogor dari Fraksi PPP Dapil II, Junaidi Samsudin yang akrab disapa Junsam, memfasilitasi kegiatan nonton bareng (nobar) pertandingan panas antara Persija Jakarta...

Read more

Ketua PWI Kabupaten Bogor Puji Gelaran APFI 2026: Foto Jurnalistik Adalah Jantung Informasi Visual

by Arsyit Syarifudin
May 8, 2026
0
Ketua PWI Kabupaten Bogor Puji Gelaran APFI 2026: Foto Jurnalistik Adalah Jantung Informasi Visual

AKTUALITA.CO.ID – Ketua Persatuan Wartawan Indonesia Kabupaten Bogor, Dedy Firdaus, memberikan apresiasi terhadap penyelenggaraan APFI Anugerah Pewarta Foto Indonesia 2026 yang digelar oleh Pewarta Foto Indonesia di Kabupaten...

Read more
Next Post
Dari Turap Ambruk hingga Hibah 41,5 Miliar untuk Polres, Ketum PC IMM Depok: Ada Apa dengan Disrumkim?

Dari Turap Ambruk hingga Hibah 41,5 Miliar untuk Polres, Ketum PC IMM Depok: Ada Apa dengan Disrumkim?

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related News

Karakteristik dan Dampak Limbah B3 Terhadap Lingkungan

Karakteristik dan Dampak Limbah B3 Terhadap Lingkungan

July 24, 2023
Suasana Haru Warnai Perpisahan Camat Sukamakmur : Ini Pesan Bakri Hasan

Suasana Haru Warnai Perpisahan Camat Sukamakmur : Ini Pesan Bakri Hasan

August 28, 2025
Pemdes Bojong Koneng Gelar Musrenbang, Bahas RKPDes 2026 dan Skala Prioritas Pembangunan

Pemdes Bojong Koneng Gelar Musrenbang, Bahas RKPDes 2026 dan Skala Prioritas Pembangunan

September 25, 2025

Telusuri menurut Kategori

  • Daerah
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Headline
  • Hukum dan Kriminal
  • Lifestyle
  • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Pendidikan dan Kesehatan
  • Peristiwa
  • Sosok dan Politik
Aktualita

aktualita.co.id merupakan portal berita aktual yang tersaji dengan realita seputar pemerintahan, daerah, pendidikan hingga informasi kesehatan untuk memenuhi kebutuhan pembaca masyarakat Indonesia. aktualita.co.id juga telah tergabung dengan Serikat Media siber Indonesia (SMSI) dan wartawannya tergabung dalam organisasi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI).

Kategori

  • Daerah
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Headline
  • Hukum dan Kriminal
  • Lifestyle
  • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Pendidikan dan Kesehatan
  • Peristiwa
  • Sosok dan Politik

Informasi

Redaksi
Karir
Info Iklan
Term & Conditions
Visi dan Misi
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Kode Etik Jurnalistik

© 2024 aktualita.co.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
  • Pendidikan dan Kesehatan
  • Sosok dan Politik
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Pemerintahan
  • Lifestyle
  • Olahraga

© 2024 aktualita.co.id

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
Static Icon
✕
Aktualita.co.id

FREE
VIEW