AKTUALITA.CO.ID – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bogor akan memperketat pengawasan lalu lintas di jalur alternatif Puncak Bogor guna mengantisipasi lonjakan kendaraan wisatawan.
Sebanyak 350 petugas disiapkan dan disebar di sejumlah titik strategis, termasuk jalur alternatif dan persimpangan rawan kemacetan.
Kepala Bidang Lalu Lintas Dishub Kabupaten Bogor, Dadang Kosasih, mengatakan bahwa ratusan petugas tersebut akan ditempatkan di enam posko utama yang tersebar di wilayah Kabupaten Bogor.
“Kita pastikan sekitar 350 petugas akan kita tebar, salah satunya di jalur alternatif. Untuk posko sendiri itu terdiri dari enam posko, yaitu Cigombong, Cileungsi, Ciawi, Cisarua, Gadog, dan Cibinong,” ujar Dadang kepada Aktualita.co.id, Minggu (14/12/25).
Menurutnya, untuk wilayah Bogor Timur hanya terdapat satu posko, yakni di Cileungsi. Sementara itu, di kawasan Puncak 2 tidak disediakan posko khusus.
Dadang menyebut, bahwa pihaknya juga bakal menebar petugas yang berada di jalur alternatif Puncak Bogor.
“Untuk personel di kawasan Puncak, kita siapkan sekitar 220 orang, khususnya dari wilayah Gadog hingga puncak atas, berikut jalur alternatifnya. Persimpangan jalan juga akan kita jaga,” jelasnya.
Selain pengamanan personel, Dishub Kabupaten Bogor juga menyiapkan pemasangan rambu-rambu lalu lintas di jalur alternatif, terutama di titik-titik rawan dan jalan dengan kontur curam.
“Kita sudah siapkan rambu-rambu peringatan, khususnya di simpang-simpang dan jalan curam. Kita pasang rambu hati-hati agar pengendara lebih waspada,” katanya.
Lebih lanjut, Dadang juga memastikan, Penerangan Jalan Umum (PJU) di jalur alternatif dalam kondisi optimal. Perbaikan telah dilakukan pada lampu penerangan yang mati atau tidak berfungsi.
“PJU sudah kita lakukan pemasangan dan perbaikan. Kalau ada lampu yang mati, silakan masyarakat laporkan agar bisa segera kita tindaklanjuti. Kita ingin saat Tahun Baru kondisi penerangan benar-benar aman,” terangnya.
Terlebih, Dadang juga mengimbau, para wisatawan yang hendak melintas di jalur Puncak maupun jalur alternatif agar memastikan kondisi kendaraan dan pengemudi dalam keadaan prima.
“Kendaraan harus benar-benar fit. Kalau sopir sudah lelah, sebaiknya beristirahat dan jangan dipaksakan. Mengingat kondisi jalan yang cukup curam, pengemudi harus fokus, mematuhi rambu lalu lintas, dan mengikuti arahan petugas di lapangan,” pungkasnya.
(Pandu)









