AKTUALITA.CO.ID _ Pastikan pelayanan kesehatan untuk masyarakat diwilayahnya tercapai, terutama untuk kalangan pra lansia dan lansia. Puskesmas Pasar Rebo, Kecamatan Tenjo, Kabupaten Bogor sediakan JUS APEL (Jemput Akses Pelayanan Lansia) guna meningkatkan status kesehatan dan kualitas hidup lansia di Kecamatan Tenjo.
Kepala Puskesmas Pasar Rebo, Dian Sulastri mengatakan, Program ini secara khusus menargetkan lansia (usia >60 tahun) dan pra-lansia (usia 45-59 tahun), dengan menyediakan layanan kesehatan langsung ke desa-desa guna mengatasi tantangan aksesibilitas yang sering dihadapi oleh kelompok usia ini.

“ Dengan adanya inovasi JUS APEL, Puskesmas Pasar Rebo berharap dapat memberikan pelayanan kesehatan yang lebih baik dan merata bagi seluruh lansia di wilayahnya, sehingga mereka dapat menikmati hidup yang lebih sehat dan sejahtera,” ungkap Dian Sulastri kepada Aktualita.co.id.
Program JUS APEL mencakup berbagai kegiatan, antara lain penyuluhan tentang Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), deteksi dini penyakit tidak menular (PTM) seperti hipertensi dan diabetes, serta konsultasi kesehatan yang dapat dilakukan secara langsung maupun online melalui media WhatsApp.
” Inovasi JUS APEL adalah langkah nyata kami untuk memastikan bahwa lansia di wilayah kami mendapatkan akses pelayanan kesehatan yang mudah dan komprehensif. Kami berharap ini dapat meningkatkan kualitas hidup mereka,” terang Yesi sapaan akrabnya.
Yesi menyebut, Pelaksanaan kegiatan JUS APEL dilakukan minimal dua kali per bulan di setiap desa dalam wilayah kerja Puskesmas Pasar Rebo sepanjang tahun 2023. Kegiatan ini meliputi pemeriksaan tekanan darah, pengukuran berat badan, pemeriksaan gula darah, dan penyuluhan kesehatan.
” Data dari Puskesmas Pasar Rebo menunjukkan bahwa jumlah penduduk lansia di wilayah tersebut cukup signifikan, dengan 3.156 lansia dan 1.147 di antaranya tergolong berisiko tinggi. Melihat tingginya jumlah lansia, kami merasa perlu untuk mendekatkan layanan kesehatan kepada mereka. Tidak hanya untuk pengobatan, tetapi juga untuk pencegahan melalui edukasi dan deteksi dini,” katanya.
Yesi berharap, Program JUS APEL diharapkan dapat mencapai beberapa tujuan khusus, seperti meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang kesehatan lansia, mendekatkan akses pelayanan kesehatan, serta memberikan edukasi dan informasi kesehatan yang tepat. “Kami ingin agar masyarakat lebih sadar akan pentingnya menjaga kesehatan sejak dini, terutama di usia lanjut.
Untuk diketahui, Pendekatan inovatif ini juga sejalan dengan berbagai peraturan dan undang-undang yang mendukung kesejahteraan lansia, seperti Undang-Undang Nomor 13 Tahun 1998 tentang Kesejahteraan Lansia dan Peraturan Pemerintah Nomor 43 Tahun 2004 tentang Pelaksanaan Upaya Peningkatan Kesejahteraan Sosial Lanjut Usia.
” Evaluasi dan pelaporan program dilakukan secara rutin untuk memastikan semua kegiatan berjalan sesuai rencana dan mencapai target yang diharapkan. Kami mencatat dan melaporkan semua kegiatan secara teratur, baik secara offline maupun melalui aplikasi seperti SIPTM dan ASIK,” pungkas Yesi mengakhiri.
*Rezza/Ns









