AKTUALITA.CO.ID – Kesemrawutan kabel fiber optic di sepanjang jalan Kabupaten Bogor bak masalah kehidupan, keberadaannya sangat menggangu pemandangan mata. Bukan hanya hanya menggangu pemandangan mata, semrawutnya kabel tersebut terkadang menjadi penyebab kecelakaan dijalan.
Andrian (36) warga Cibinong mengaku senang dengan adanya penataan kabel fiber optic. Ia menyebut, kabel-kabel dari provider WIFI itu sudah sangat menggangu dan semrawut. “Alhamdulilah sih ditata, Cuma jika bisa ditanam bawah tanah,”tukasnya.
Andrian menyebut, Pemerintah Kabupaten Bogor jangan hanya menata kabel nya saja, melainkan tata juga Perusahaan provider yang asal memasang kabel tersebut. “Perusahaan itu kadang asal-asalan pasang kabel, petugasnya gak pake pakaian safety. Intinya pemerintah jangan hanya menata kabelnya tapi tertibkan juga Perusahaan penyedianya,” pinta Andrian.
Kesemrawutan kabel fiber optic menjadi perhatian Bupati Bogor Rudy Susmanto, bahkan dirinya memantau secara langsung kegiatan penataan kabel fiber optik di titik strategis Kabupaten Bogor. Hal ini sebagai bagian dari upaya memperbaiki ruang publik, dan menjaga kenyamanan serta keselamatan masyarakat. Penataan kabel fiber optik akan dilanjutkan secara bertahap di seluruh wilayah Kabupaten Bogor.
Peninjauan terkini dilakukan di Simpang Tiga Flyover Cibinong, Jumat (12/12), menyusul penataan yang sudah dilaksanakan di Simpang Tiga Dramaga dan Simpang Empat Bojonggede–Kemang. Kabel fiber optik tersebut ditata, yang semula menggantung dipindahkan ke bawah tanah.
Selain aspek kenyamanan, penataan juga dilakukan demi aspek keselamatan publik, sebab kabel yang menggantung di atas kerap tersangkut atau putus akibat gangguan cuaca atau aktivitas lainnya.
Bupati Bogor, Rudy Susmanto mengungkapkan, tindakan tersebut bukan sekadar soal estetika, melainkan bagian penting untuk mengembalikan hak pejalan kaki, memastikan trotoar dapat dilalui dengan aman, serta mengurangi gangguan visual dan risiko putusnya kabel yang dapat membahayakan pengguna jalan.
“Kegiatan ini ditargetkan untuk menyelesaikan penataan di beberapa ruas jalan dalam 1–2 minggu ke depan. Walaupun beberapa jalur merupakan status jalan nasional dan provinsi, kolaborasi dengan instansi terkait berjalan baik sehingga pekerjaan dapat dilaksanakan,” ungkap Rudy.
Rudy menjelaskan, bahwa penataan kabel yang tampak sederhana ini melalui proses panjang. Tahapan administratif dan perizinan sudah dimulai beberapa bulan lalu dengan koordinasi ke Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Kementerian PUPR RI, agar pelaksanaan sesuai dengan aturan dan standar teknis.
“Langkah ini diharapkan dapat memberi ruang yang lebih layak bagi pejalan kaki serta mempercantik tampilan jalan yang menjadi akses utama masyarakat,” jelas Rudy.
Ia melanjutkan, salah satu lokasi yang menjadi fokus penataan adalah Jalan Mayor Oking dan Jalan Raya Jakarta–Bogor. Dimana kabel serabut yang sudah terpasang puluhan tahun kini dipindahkan ke bawah tanah secara bertahap.
“Tujuan kami adalah memastikan masyarakat mendapatkan pelayanan infrastruktur yang layak dan nyaman, serta wajah Kabupaten Bogor sedikit demi sedikit semakin tertata serta indah,” tutup Rudy Susmanto.
(redaksi)









