AKTUALITA.CO.ID – Sebanyak 50 peserta mengikuti Pelatihan Kepemimpinan Dasar Karang Taruna (PKD-KT) tingkat Kecamatan Gunung Putri tahun 2025. Kegiatan ini berlangsung di Aula Desa Nagrak, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, dan menjadi titik ke-13 dari rangkaian pelatihan yang digelar di 40 kecamatan se-Kabupaten Bogor.
Ketua Karang Taruna Kabupaten Bogor Heri Gunawan menyampaikan bahwa PKD-KT dirancang untuk menyiapkan generasi muda menghadapi tantangan besar, khususnya bonus demografi 2030.
“Bonus demografi ini bukan hanya bonus, tapi juga bisa menjadi tantangan. Jika pemuda tidak punya keterampilan dan tidak memiliki peta jalan yang jelas, bonus ini justru bisa berubah menjadi malapetaka demografi: pengangguran, kemiskinan, hingga kriminalitas,” ujar Heri yang juga merupakan Anggota DPRD Kabupaten Bogor.
Selain tantangan demografi, Heri juga menyoroti perkembangan teknologi digital yang semakin masif. Menurutnya, jika pemuda tidak mampu beradaptasi, maka akan tergilas oleh kemajuan teknologi yang sudah banyak menggantikan peran manusia.
Heri menambahkan, Gunung Putri saat ini tercatat memiliki Indeks Pembangunan Pemuda (IPP) tertinggi di Kabupaten Bogor. Hal ini ditopang oleh empat indikator utama.
“Yang pertama Pendidikan, Rata-rata pemuda Gunung Putri menempuh pendidikan minimal 12 tahun. Kemudian Kesehatan, Tingkat kesadaran pemuda akan olahraga dan pola hidup sehat cukup tinggi. Ketiga Lapangan pekerjaan, banyaknya perusahaan besar di wilayah Gunung Putri menyerap tenaga kerja muda. Yang ke-empat Partisipasi organisasi, Pemuda aktif dalam kegiatan sosial, kemasyarakatan, hingga politik,” paparnya.
“Gunung Putri bisa jadi contoh bagi kecamatan lain. Ruang-ruang pemuda harus dibuka seluas-luasnya, baik di pendidikan, kesehatan, pekerjaan, maupun organisasi,” tegasnya.
Heri juga berpesan agar 50 peserta pelatihan ini tidak hanya menjadi pemimpin baru, tetapi juga mampu mengajak dan memotivasi ribuan pemuda lainnya.
“Kalau hari ini ada 50 peserta, minimal satu orang bisa menggerakkan seribu pemuda. PKD-KT ini baru stimulus, langkah awal. Masih banyak PR kita dalam membina jutaan pemuda Karang Taruna di Kabupaten Bogor,” ungkapnya.
Sementara itu, Ketua Karang Taruna Kecamatan Gunung Putri H. Ade Badrusalam mengucapkan terima kasih atas kehadiran para tamu undangan, termasuk Ketua Karang Taruna Kabupaten Bogor dan anggota dewan.
“Pelatihan ini harus benar-benar diikuti sampai selesai. Materi dari narasumber jangan hanya didengar, tapi dipahami dan dipraktikkan. Jangan sampai Karang Taruna hanya dikenal sebatas seragam untuk gagah-gagahan, tanpa dasar kemampuan,” tegas Ade.
Ia menambahkan bahwa Karang Taruna di Kecamatan Gunung Putri selama ini aktif di berbagai kegiatan, baik di tingkat desa maupun kecamatan, dan berharap pelatihan ini semakin memperkuat kiprah pemuda di tengah masyarakat.
(Rz)









