AKTUALITA.CO.ID – Musim kemarau yang berlangsung selama sekitar satu bulan terakhir telah memicu meningkatnya kasus kebakaran lahan di Kabupaten Bogor. Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) dan Penyelamatan Kabupaten Bogor mencatat sedikitnya 40 kejadian kebakaran lahan terjadi sepanjang Juni hingga Juli 2026 akibat kondisi cuaca yang kering.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Bogor, Yudi Santosa, mengatakan musim kemarau yang melanda wilayah Bumi Tegar Beriman mulai terasa sejak awal Juni dan masih berlangsung hingga saat ini.
”Dari awal tahun (Januari 2026) sampai saat ini ada 171 kejadian kebakaran, tapi 40 di antaranya kebakaran lahan karena kekeringan pada Juni dan Juli,” ujar Yudi, Minggu (26/7/26).
Menurutnya, sebagian besar kebakaran lahan dipicu oleh kelalaian manusia. Beberapa penyebab yang kerap ditemukan di lapangan antara lain aktivitas membakar sampah di lahan kering, serta kebiasaan membuang puntung rokok sembarangan.
Selain itu, ia mengungkapkan bahwa pecahan kaca, seperti kaca cermin maupun botol, juga dapat menjadi pemicu kebakaran saat musim kemarau. Pantulan sinar matahari pada benda-benda tersebut berpotensi menimbulkan titik api di area yang dipenuhi rumput atau semak kering.
”Kemudian, ada juga dari kaca cermin atau kaca botol yang kadang-kadang bisa menjadi pemantik api saat musim kemarau,” katanya.
Menyikapi meningkatnya kejadian kebakaran lahan, Yudi mengimbau para ketua RT dan RW agar meningkatkan pengawasan di lingkungan masing-masing. Ia juga mengajak masyarakat untuk lebih peduli dan saling mengingatkan agar tidak melakukan tindakan yang berpotensi memicu kebakaran.
”Kami mohon RT/RW untuk ikut bersama-sama mengawasi lingkungan masing-masing, kita saling mengingatkan agar jangan sampai masyarakat dirugikan dengan munculnya kebakaran lahan yang sudah semakin banyak,” pungkasnya. (Retza)
AKTUALITA.CO.ID – Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan sebuah mobil pick up, pesepeda, pedagang kopi keliling, dan pedagang bakso terjadi di Jalan Ipik Gandamana, Lingkar Dalam Stadion Pakansari, Cibinong,...
Read more









