AKTUALITA.CO.ID – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Bogor menginformasikan bahwa arus lalu lintas di Simpang Gadog dan Jalur Puncak telah kembali diberlakukan normal dua arah pada Sabtu sore ini, setelah sebelumnya sempat dilakukan rekayasa satu arah.
KBO Satlantas Polres Bogor Iptu Ardian menyampaikan bahwa kebijakan tersebut mulai diberlakukan kembali sekitar pukul 15.45 WIB. Sebelumnya, sejak pukul 12.30 WIB pihak kepolisian menerapkan sistem satu arah dari Puncak menuju Jakarta guna mengurai kepadatan lalu lintas.
“Alhamdulillah, sore ini jalur Puncak sudah kami berlakukan kembali normal dua arah. Sebelumnya, kami batasi kendaraan yang naik ke atas dan berlakukan sistem satu arah ke bawah, dari Puncak menuju Jakarta,” ujar Iptu Ardian, Sabtu (31/05/25).
Ia menjelaskan, Rekayasa lalu lintas ini dilakukan lantaran terjadi lonjakan volume kendaraan dari arah Puncak menuju Jakarta. Berdasarkan data hingga pukul 15.00 WIB tercatat sebanyak 39 ribu kendaraan baik roda dua, roda empat, hingga kendaraan besar melintasi jalur tersebut ke arah bawah.
“Arus kendaraan yang turun memang lebih dominan. Karena itu, rekayasa satu arah ke bawah sempat kami berlakukan untuk memperlancar arus,” lanjut Ardian.
Terkait kemungkinan diberlakukannya sistem satu arah ke atas pada malam hari, pihak Satlantas masih melakukan pemantauan dan evaluasi terhadap kondisi arus kendaraan. Berdasarkan hasil pemantauan sejak pagi hari, lalu lintas cenderung landai dan tidak menunjukkan lonjakan signifikan.
“Kalau arus kendaraan tetap landai seperti tadi pagi, kami tetap akan berlakukan dua arah normal, dengan pengaturan manual oleh anggota di titik-titik rawan kepadatan,” jelasnya.
Lebih lanjut, Satlantas Polres Bogor juga mengimbau masyarakat yang hendak berkunjung ke kawasan wisata Puncak untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap kondisi cuaca yang berubah-ubah.
“Cuaca di kawasan Puncak hari ini cukup ekstrem, bahkan sempat terjadi hujan lebat disertai angin kencang. Hal ini berpotensi menyebabkan longsor maupun pohon tumbang,” kata Ardian.
Masyarakat diimbau untuk tidak memarkir kendaraan di dekat lereng, tebing, atau di bawah pohon rindang, guna menghindari risiko kecelakaan. Selain itu, pengendara juga diminta memastikan kondisi kendaraannya prima dan memperhatikan aturan ganjil – genap sesuai dengan tanggal keberangkatan.
“Jangan lupa untuk terus memantau informasi lalu lintas terkini melalui TMC Polres Bogor,” tambahnya.
Sementara itu, alah satu pengendara asal Jakarta Rasyid mengaku sempat menunggu sejak siang untuk bisa naik ke Puncak. Ia terpaksa menunda perjalanan akibat penerapan sistem satu arah.
“Dari siang tadi kami menunggu dibukanya jalur dua arah ke atas. Tadi kami telat masuk, jadi keburu ditutup. Tapi sekarang sudah dibuka, jadi kami lanjutkan perjalanan,” ujar Rasyid.
“Kita berkunjung ke Puncak ini bagian dari liburan bersama keluarga kecil untuk mengisi waktu kosong di akhir pekan sekaligus libur panjang,” tutupnya.









