AKTUALITA.CO.ID _ Viral di media sosial video seorang siswi SMA yang mengalami perundungan oleh teman-temannya di sekitar area pemakaman umum, tepatnya di Kampung Sukabakti, Desa Warga Jaya, Kecamatan Sukamakmur, Kabupaten Bogor.
Orang tua korban, Ilah (55) menjelaskan, perundungan itu terjadi kepada anaknya pada Kamis (26/12/24) sekitar pukul 17:00 wib.
“Kejadian itu terjadi di sekitar tempat pemakaman umum, dan di tempat itulah anak saya dianiyaya,” kata ibu korban ilah di kediamannya, wilayah Desa Warga Jaya, Kecamatan Sukamakmur, Kabupaten Bogor. Jumat (03/01/24).
Dirinya menyebut, pelaku ada empat orang yang juga merupakan teman sekolah anaknya di SMA 1 Sukamakmur. Ia menjelaskan bahwa awal kejadian anaknya ingin bermain.
“Awalnya anak saya mau main ke Cibitung, dalam perjalanan bertemu dengan para pelaku itu teman temannya, kemudian diajak dan dianiyaya dipukul sampai bengkak-bengkak anak saya,” jelasnya.
“Bengkaknya itu dari kelopak mata, pinggang, dan perut yang anak saya merasakan sakitnya. Sampai trauma,” tambahnya.
Dengan kejadian ini, kata Ilah, dirinya sudah melapor kepada pihak kepolisian, karena tidak terima melihat anaknya diperlakukan seperti itu. Meski sebelumnya, orang tua pelaku sudah datang ke sini (rumah korban) untuk meminta maaf.
“Sebelum melaporkan kepada kepolisian keluarga pelaku sempat datang kesini (rumah korban) minta maaf, saat itu dikasih liat saat bengkak doang. Kemudian malam saya di kasih liat vidionya anak saya di pukuli seperti itu, ya saya tidak terima saya bersama keluarga bertindak melaporkan kepada pihak kepolisian,” ungkapnya.
“Saya kira perundungannya hanya biasa aja gitu, dalam vidio itu cuma satu menit tapi aslinya perundingan itu lebih dari satu jam dari jam lima sore sampai abis magrib,” tuturnya.
Ilah mengatakan, dari pengakuan anaknya, perundungan ini tidak hanya di luar. Namun di dalam sekolah pun pernah terjadi tetapi tidak pernah bicara kepada orang tua.
“Di sekolah pun anak saya mendapat perundungan oleh pelaku pernah disiram pakai air. Anak saya bilang mamah saya di bully di sekolah sama mereka, disiram pakai air saya bilang kenapa ga ngomong dari awal. Kata dy gamau takut,” pungkasnya.
Sebelumnya, Sebuah video yang memperlihatkan aksi perundungan oleh sekelompok remaja perempuan. Dalam video tersebut, seorang korban mengalami kekerasan fisik dan verbal. Terlihat korban dijambak, ditendang, dipukul, dan dihujani kata-kata kasar oleh para pelaku. Dalam video yang sama, korban sempat meminta agar kekerasan terhadap dirinya dihentikan.
(rezza apit)









