AKTUALITA.CO.ID – Kehadiran oknum penagih utang atau yang dikenal dengan sebutan mata elang (matel) mulai meresahkan warga di wilayah Kecamatan Citeureup, Kabupaten Bogor. Aktivitas para penagih ini dinilai mengganggu keamanan dan kenyamanan masyarakat karena kerap memberhentikan pengendara secara tiba-tiba di jalan.
Pantauan Aktualita.co.id pada Kamis (20/11/25) menunjukkan sekelompok pria yang diduga mata elang tengah memberhentikan seorang perempuan pengendara motor di kawasan Leuwinutug, Citeureup. Aksi tersebut langsung menarik perhatian warga sekitar.
Seorang warga berinisial M (54), mengaku bahwa kemunculan para mata elang ini semakin sering dan semakin meresahkan. Mereka biasanya beroperasi dalam kelompok berjumlah tiga hingga empat motor, dengan total sekitar enam orang.
“Dulu mah nggak ada matel. Sekarang makin banyak, bang. Kadang 3 sampai 4 motor, 6 orang. Ngeberhentiin motor terus dibawa,” ujarnya kepada Aktualita.co.id.
M juga menceritakan bahwa keluarganya pernah menjadi korban tindakan para oknum tersebut. Motor anaknya sempat dibawa oleh para mata elang, namun saat ditelusuri ke kantor pembiayaan, kendaraan tersebut tidak ditemukan.
“Anak saya juga pernah jadi korban matel. Motornya dibawa. Pas disamperin ke kantor yang dibilang, motornya nggak ada,” keluhnya.
Menurut M, para mata elang ini kerap berkumpul di sejumlah titik, seperti pertigaan Tengsaw depan warteg hingga area SPBU Leuwinutug. Keberadaan mereka yang bergerombol membuat warga tidak nyaman, terutama pengendara motor.
“Biasanya mereka nongkrong di pertigaan Tengsaw itu. Kadang juga suka di pom bensin depan (Leuwinutug),” tuturnya.
Ia berharap aparat keamanan, khususnya Polsek Citeureup, segera mengambil langkah tegas untuk menertibkan dan menghentikan aktivitas para oknum penagih utang yang dianggap tidak sesuai prosedur dan meresahkan tersebut.
“Ya mudah-mudahan polisi bisa membasmi matel, biar warga Citeureup aman lagi dan nggak resah begini,” harapnya.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak Polsek Citeureup saat dikonfirmasi Aktualita.co.id belum memberikan keterangan resmi terkait maraknya aktivitas para mata elang di wilayah hukumnya.
(Rz)









