AKTUALITA.CO.ID – Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menyatakan bahwa arus balik kendaraan dari Pelabuhan Bakauheni menuju Pelabuhan Merak berjalan lancar berkat penerapan sistem Tiba Bongkar Berangkat (TBB). Sistem ini diberlakukan untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan selama puncak arus balik Lebaran 2025.
Menurut Dudy, penerapan sistem TBB terbukti efektif mengurai antrean kendaraan pemudik yang datang dari berbagai wilayah di Sumatera.
Dengan mekanisme ini, kata Dudy kapal feri yang telah membongkar muatan di Pelabuhan Merak langsung kembali ke Bakauheni tanpa menunggu muatan penuh dari arah sebaliknya.
“Kalau di tol ada sistem one way, TBB adalah konsep one way untuk penyeberangan. Perhatian kami adalah memastikan akomodasi secara cepat sehingga tidak terjadi penumpukan,” jelasnya.
Sementara itu, PT Angkutan Sungai Danau Penyeberangan (ASDP) mencatat sebanyak 41.073 unit kendaraan telah menyeberang dari Bakauheni ke Merak selama 24 jam puncak arus balik, yakni pada Sabtu hingga Minggu (6-7 April 2025).
General Manager PT ASDP Cabang Bakauheni, Syamsudin, menjelaskan bahwa lonjakan signifikan terjadi pada kendaraan roda dua dan roda empat.
“Untuk roda dua sebanyak 20.079 motor, roda empat 19.208 mobil, bus 683 unit, dan truk 1.103 unit,” paparnya.
“Penerapan sistem TBB diharapkan dapat terus menjadi solusi dalam mengelola arus kendaraan saat musim mudik dan balik Lebaran,” tutupnya.
(Rz)









