AKTUALITA.CO.ID – Pemerintah menyerahkan satu unit rumah subsidi kepada keluarga almarhum Affan Kurniawan, seorang pengemudi ojek online yang meninggal dunia saat kericuhan unjuk rasa di sekitar Gedung DPR/MPR RI, Jakarta.
Penyerahan dilakukan langsung oleh Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait, didampingi Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian serta Wakil Staf Khusus Kepresidenan M. Qodari. Prosesi penyerahan juga dihadiri orangtua, adik, dan kakak almarhum Affan.
Dalam kesempatan itu, Maruarar Sirait yang akrab disapa Ara meninjau langsung rumah yang akan ditempati keluarga Affan di perumahan Pesona Kahuripan, Desa Gandoang, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor. Hunian tersebut memiliki tipe 30/60, berdiri di atas lahan seluas 60 meter persegi, dengan harga jual Rp185 juta.
Ara sempat menanyakan secara langsung kepada keluarga mengenai kesesuaian rumah tersebut. “Bagaimana Bu, cocok? Bagaimana Pak, cocok?” tanya Ara.
Ibunda almarhum pun menuturkan dengan haru bahwa putranya memang memiliki cita-cita untuk membeli rumah dari hasil jerih payahnya sebagai pengemudi ojol.
“Tadinya menabung mau beli rumah di kampung, di Lampung,” ungkap ibunda Affan.
Maruarar menegaskan bahwa pemberian rumah ini merupakan bentuk nyata kepedulian pemerintah kepada keluarga korban, sekaligus mewujudkan impian almarhum Affan yang ingin menghadirkan rumah bagi keluarganya.
Selain di Pesona Kahuripan, pemerintah juga menyiapkan alternatif rumah di Tigaraksa (Tangerang) dan Serang (Banten). Namun, setelah berdiskusi, keluarga memilih rumah di Pesona Kahuripan.
“Sebenarnya kita juga menyiapkan tempat lain, selain di Pesona Kahuripan. Ada juga di Tigaraksa dan Serang. Namun keluarga almarhum Affan cocok di Kahuripan, maka diputuskan di sini,” ujar Ara.
Dengan penyerahan ini, diharapkan keluarga almarhum dapat melanjutkan kehidupan dengan lebih tenang dan memiliki tempat tinggal yang layak, sebagaimana yang pernah dicita-citakan Affan semasa hidupnya.
(Rz)









