Aktuals
  • Home
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
  • Pendidikan dan Kesehatan
  • Sosok dan Politik
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Pemerintahan
  • Lifestyle
  • Olahraga
No Result
View All Result
Aktualita
  • Home
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
  • Pendidikan dan Kesehatan
  • Sosok dan Politik
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Pemerintahan
  • Lifestyle
  • Olahraga
No Result
View All Result
Aktuals
No Result
View All Result
Home Pendidikan dan Kesehatan

Penderita Gamofobia yang Dihantui Ketakutan Berlebihan Bisa Diatasi dengan Terapi Ini

sayyev by sayyev
July 16, 2023
in Pendidikan dan Kesehatan
0
Penderita Gamofobia yang Dihantui Ketakutan Berlebihan Bisa Diatasi dengan Terapi Ini

ilustrasi

74
SHARES
1.2k
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

AKTUALITA.CO.ID – Gamofobia merupakan ketakutan akan pernikahan dan komitmen yang ditandai dengan perasaan takut yang berlebihan dan terus-menerus.

Ketakutan ini akan menyulitkan seseorang untuk menjalin hubungan dengan orang lain dan mengganggu kemampuan seseorang untuk berfungsi secara normal dalam kehidupan sehari-hari.

Psikolog dari Amerika Serikat, Kendra Cherry, memerinci beberapa gejala yang mungkin dialami seseorang termasuk perasaan cemas, takut, atau panik.

Berita lainnya

IPB University Tegaskan Komitmen Tangani Dugaan Pelecehan Seksual di Lingkungan Kampus

‎Ironi BPJS: 10 Persen Orang Kaya Masih Terima Bantuan Iuran Subsidi

‎Silaturahmi 1.434 Guru, Pemkot Bogor Tegaskan Komitmen Majukan Pendidikan‎

Hal ini juga biasa terjadi pada orang-orang yang mengambil langkah-langkah untuk menghindari komitmen, seperti menjauhkan diri dari orang lain, memutuskan hubungan dengan orang yang mereka kencani, atau menghindari kencan.

“Penderita gamofobia juga sering mengalami gejala fisik, seperti nyeri dada, sensasi tersedak, pusing, perasaan akan datangnya malapetaka, hiperventilasi, denyut napas yang cepat, berkeringat, dan gemetar,” kata Cherry dikutip dari RMOL, Minggu (16/7/2023),

Orang yang memiliki kondisi ini sering kali mampu menjalin hubungan, tetapi ketika segala sesuatunya mulai menjadi serius, mereka sering kali mulai menunjukkan tanda-tanda ketakutan dan kecemasan. Dalam kasus lain, beberapa orang sangat takut akan komitmen sehingga mereka akan menghindari hubungan sama sekali.

Cherry mengatakan, gamofobia kerap disebabkan oleh sejumlah faktor yang berbeda. Beberapa penelitian menunjukkan, kecemasan akan kewajiban finansial dan tuntutan sosial lainnya dapat berkontribusi pada ketakutan akan komitmen dan pernikahan.

“Pengalaman buruk dan rasa trauma pada masa lalu juga bisa berkontribusi pada gamofobia. Bahkan, genetika juga berperan dalam timbulnya fobia dan kondisi kecemasan lainnya,” kata Cherry.

Gamofobia dapat diobati dengan terapi yang dikelola oleh psikolog, psikiater, atau profesional kesehatan mental lainnya.

Berikut ini beberapa perawatan yang paling umum digunakan untuk gamofobia.

1. Terapi Perilaku Kognitif

Terapi perilaku kognitif (CBT) adalah bentuk psikoterapi di mana penderita gamofobia belajar mengganti pikiran negatif mereka dengan kognisi yang lebih positif. Terapi ini juga mengajarkan keterampilan mengatasi masalah baru, yang akan membantu orang mengembangkan hubungan yang sehat dan suportif dengan mengurangi rasa takut akan komitmen.

2. Terapi Paparan

Ini adalah perawatan yang membantu orang secara bertahap menjadi lebih nyaman dengan hubungan dan komitmen dengan secara bertahap mengekspos mereka pada sumber ketakutan mereka. Paparan secara bertahap dan progresif pada situasi yang ditakuti ini juga dipasangkan dengan teknik relaksasi, seperti bernapas dalam-dalam, visualisasi, dan relaksasi otot secara progresif.

Seiring waktu, respons rasa takut akan berkurang hingga akhirnya hilang secara bertahap. Penelitian telah menunjukkan, terapi paparan membantu mengurangi gejala fobia segera setelah perawatan dan bahwa efek ini sering kali bertahan selama bertahun-tahun.

3. Desensitisasi dan Pemrosesan Ulang Gerakan Mata
Desensitisasi dan pemrosesan ulang gerakan mata (EMDR) adalah jenis terapi yang melibatkan pemfokusan pada trauma sambil melakukan gerakan mata bilateral. Terapi ini telah terbukti efektif dalam mengurangi intensitas ingatan traumatis dan dapat membantu dalam pengobatan gangguan stres pascatrauma (PTSD) serta gejala panik dan fobia.

4. Pengobatan
Dalam beberapa kasus, obat-obatan juga dapat diresepkan untuk membantu mengatasi beberapa gejala kecemasan. Obat-obatan juga dapat berguna jika kondisi mental lain, seperti kecemasan atau depresi yang terjadi bersamaan juga ada. Dalam kebanyakan kasus, obat-obatan ini akan digunakan bersamaan dengan beberapa bentuk psikoterapi.

** yev

Tags: Gamofobia
Share30Tweet19Send
sayyev

sayyev

Rekomendasi Untuk Anda

IPB University Tegaskan Komitmen Tangani Dugaan Pelecehan Seksual di Lingkungan Kampus

by Arsyit Syarifudin
April 17, 2026
0
IPB University Tegaskan Komitmen Tangani Dugaan Pelecehan Seksual di Lingkungan Kampus

AKTUALITA.CO.ID - IPB University menegaskan komitmennya untuk menciptakan lingkungan kampus yang aman, nyaman, dan kondusif bagi seluruh sivitas akademika. Hal ini disampaikan menyusul munculnya laporan dugaan kasus pelecehan...

Read more

‎Ironi BPJS: 10 Persen Orang Kaya Masih Terima Bantuan Iuran Subsidi

by Arsyit Syarifudin
April 16, 2026
0
‎Ironi BPJS: 10 Persen Orang Kaya Masih Terima Bantuan Iuran Subsidi

AKTUALITA.CO.ID – Menteri Kesehatan Republik Indonesia Budi Gunadi Sadikin mengungkapkan masih adanya ketidaktepatan sasaran dalam penyaluran bantuan iuran program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) BPJS Kesehatan.‎‎Berdasarkan hasil sinkronisasi data...

Read more

‎Silaturahmi 1.434 Guru, Pemkot Bogor Tegaskan Komitmen Majukan Pendidikan‎

by Arsyit Syarifudin
April 16, 2026
0
‎Silaturahmi 1.434 Guru, Pemkot Bogor Tegaskan Komitmen Majukan Pendidikan‎

AKTUALITA.CO.ID – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan mutu pendidikan melalui penguatan kebijakan, peningkatan sarana dan prasarana, serta pengembangan kapasitas sumber daya manusia di sektor...

Read more

Dua Ruang Kelas di SDN Babakan 01 Rusak Parah, Belum Diperbaiki Meski Sudah Laporan

by Arsyit Syarifudin
April 15, 2026
0
Dua Ruang Kelas di SDN Babakan 01 Rusak Parah, Belum Diperbaiki Meski Sudah Laporan

AKTUALITA.CO.ID - Kondisi memprihatinkan terlihat di salahsatu ruang kelas dan ruang perpustakaan SDN Babakan 01 yang berlokasi di Desa Babakan, Kecamatan Tenjo, Kabupaten Bogor. Kepala SDN Babakan 01...

Read more

‎Kemenkes Mulai Imunisasi MR untuk Tenaga Kesehatan, Sasar Ratusan Ribu Nakes di 14 Provinsi

by Arsyit Syarifudin
April 13, 2026
0
‎Kemenkes Mulai Imunisasi MR untuk Tenaga Kesehatan, Sasar Ratusan Ribu Nakes di 14 Provinsi

AKTUALITA.CO.ID - Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes) resmi memulai pemberian imunisasi Measles-Rubella (MR) bagi tenaga medis, tenaga kesehatan, serta dokter internship.‎‎Program ini bertujuan melindungi tenaga kesehatan sebagai kelompok...

Read more
Next Post
Gubernur Jabar: Paguyuban Asep Telah Beri Manfaat

Gubernur Jabar: Paguyuban Asep Telah Beri Manfaat

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related News

Pleno Sukamakmur, Suara Ansori Lebih Tinggi dari Suara Partai

Pleno Sukamakmur, Suara Ansori Lebih Tinggi dari Suara Partai

February 25, 2024
Tokk !!! Raperda Pengelolaan Sampah Resmi Jadi Peraturan Daerah

Tokk !!! Raperda Pengelolaan Sampah Resmi Jadi Peraturan Daerah

December 16, 2025
Tinjau Langsung Bencana di Kemang, Bupati Bogor Rudy Susmanto Bilang Begini

Tinjau Langsung Bencana di Kemang, Bupati Bogor Rudy Susmanto Bilang Begini

August 11, 2025

Telusuri menurut Kategori

  • Daerah
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Headline
  • Hukum dan Kriminal
  • Lifestyle
  • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Pendidikan dan Kesehatan
  • Peristiwa
  • Sosok dan Politik
Aktualita

aktualita.co.id merupakan portal berita aktual yang tersaji dengan realita seputar pemerintahan, daerah, pendidikan hingga informasi kesehatan untuk memenuhi kebutuhan pembaca masyarakat Indonesia. aktualita.co.id juga telah tergabung dengan Serikat Media siber Indonesia (SMSI) dan wartawannya tergabung dalam organisasi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI).

Kategori

  • Daerah
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Headline
  • Hukum dan Kriminal
  • Lifestyle
  • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Pendidikan dan Kesehatan
  • Peristiwa
  • Sosok dan Politik

Informasi

Redaksi
Karir
Info Iklan
Term & Conditions
Visi dan Misi
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Kode Etik Jurnalistik

© 2024 aktualita.co.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
  • Pendidikan dan Kesehatan
  • Sosok dan Politik
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Pemerintahan
  • Lifestyle
  • Olahraga

© 2024 aktualita.co.id

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
Static Icon
✕
Aktualita.co.id

FREE
VIEW