Aktuals
  • Home
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
  • Pendidikan dan Kesehatan
  • Sosok dan Politik
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Pemerintahan
  • Lifestyle
  • Olahraga
No Result
View All Result
Aktualita
  • Home
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
  • Pendidikan dan Kesehatan
  • Sosok dan Politik
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Pemerintahan
  • Lifestyle
  • Olahraga
No Result
View All Result
Aktuals
No Result
View All Result
Home Pendidikan dan Kesehatan

Penderita Gamofobia yang Dihantui Ketakutan Berlebihan Bisa Diatasi dengan Terapi Ini

sayyev by sayyev
July 16, 2023
in Pendidikan dan Kesehatan
0
Penderita Gamofobia yang Dihantui Ketakutan Berlebihan Bisa Diatasi dengan Terapi Ini

ilustrasi

74
SHARES
1.2k
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

AKTUALITA.CO.ID – Gamofobia merupakan ketakutan akan pernikahan dan komitmen yang ditandai dengan perasaan takut yang berlebihan dan terus-menerus.

Ketakutan ini akan menyulitkan seseorang untuk menjalin hubungan dengan orang lain dan mengganggu kemampuan seseorang untuk berfungsi secara normal dalam kehidupan sehari-hari.

Psikolog dari Amerika Serikat, Kendra Cherry, memerinci beberapa gejala yang mungkin dialami seseorang termasuk perasaan cemas, takut, atau panik.

Berita lainnya

Revitalisasi SDN Pakuan Dimulai, Pemkot Bogor Tambah Lima Ruang Kelas Baru Senilai Rp2 Miliar

Bunda PAUD Kota Bogor Gencarkan Kampanye “Ayo Sekolah ke PAUD”, Tekankan Pentingnya Masa Emas Anak

Kemenag Siapkan INSIGHT Scholarship untuk Mahasiswa Internasional di PTKIN

Hal ini juga biasa terjadi pada orang-orang yang mengambil langkah-langkah untuk menghindari komitmen, seperti menjauhkan diri dari orang lain, memutuskan hubungan dengan orang yang mereka kencani, atau menghindari kencan.

“Penderita gamofobia juga sering mengalami gejala fisik, seperti nyeri dada, sensasi tersedak, pusing, perasaan akan datangnya malapetaka, hiperventilasi, denyut napas yang cepat, berkeringat, dan gemetar,” kata Cherry dikutip dari RMOL, Minggu (16/7/2023),

Orang yang memiliki kondisi ini sering kali mampu menjalin hubungan, tetapi ketika segala sesuatunya mulai menjadi serius, mereka sering kali mulai menunjukkan tanda-tanda ketakutan dan kecemasan. Dalam kasus lain, beberapa orang sangat takut akan komitmen sehingga mereka akan menghindari hubungan sama sekali.

Cherry mengatakan, gamofobia kerap disebabkan oleh sejumlah faktor yang berbeda. Beberapa penelitian menunjukkan, kecemasan akan kewajiban finansial dan tuntutan sosial lainnya dapat berkontribusi pada ketakutan akan komitmen dan pernikahan.

“Pengalaman buruk dan rasa trauma pada masa lalu juga bisa berkontribusi pada gamofobia. Bahkan, genetika juga berperan dalam timbulnya fobia dan kondisi kecemasan lainnya,” kata Cherry.

Gamofobia dapat diobati dengan terapi yang dikelola oleh psikolog, psikiater, atau profesional kesehatan mental lainnya.

Berikut ini beberapa perawatan yang paling umum digunakan untuk gamofobia.

1. Terapi Perilaku Kognitif

Terapi perilaku kognitif (CBT) adalah bentuk psikoterapi di mana penderita gamofobia belajar mengganti pikiran negatif mereka dengan kognisi yang lebih positif. Terapi ini juga mengajarkan keterampilan mengatasi masalah baru, yang akan membantu orang mengembangkan hubungan yang sehat dan suportif dengan mengurangi rasa takut akan komitmen.

2. Terapi Paparan

Ini adalah perawatan yang membantu orang secara bertahap menjadi lebih nyaman dengan hubungan dan komitmen dengan secara bertahap mengekspos mereka pada sumber ketakutan mereka. Paparan secara bertahap dan progresif pada situasi yang ditakuti ini juga dipasangkan dengan teknik relaksasi, seperti bernapas dalam-dalam, visualisasi, dan relaksasi otot secara progresif.

Seiring waktu, respons rasa takut akan berkurang hingga akhirnya hilang secara bertahap. Penelitian telah menunjukkan, terapi paparan membantu mengurangi gejala fobia segera setelah perawatan dan bahwa efek ini sering kali bertahan selama bertahun-tahun.

3. Desensitisasi dan Pemrosesan Ulang Gerakan Mata
Desensitisasi dan pemrosesan ulang gerakan mata (EMDR) adalah jenis terapi yang melibatkan pemfokusan pada trauma sambil melakukan gerakan mata bilateral. Terapi ini telah terbukti efektif dalam mengurangi intensitas ingatan traumatis dan dapat membantu dalam pengobatan gangguan stres pascatrauma (PTSD) serta gejala panik dan fobia.

4. Pengobatan
Dalam beberapa kasus, obat-obatan juga dapat diresepkan untuk membantu mengatasi beberapa gejala kecemasan. Obat-obatan juga dapat berguna jika kondisi mental lain, seperti kecemasan atau depresi yang terjadi bersamaan juga ada. Dalam kebanyakan kasus, obat-obatan ini akan digunakan bersamaan dengan beberapa bentuk psikoterapi.

** yev

Tags: Gamofobia
Share30Tweet19Send
sayyev

sayyev

Rekomendasi Untuk Anda

Revitalisasi SDN Pakuan Dimulai, Pemkot Bogor Tambah Lima Ruang Kelas Baru Senilai Rp2 Miliar

by Arsyit Syarifudin
June 12, 2026
0
Revitalisasi SDN Pakuan Dimulai, Pemkot Bogor Tambah Lima Ruang Kelas Baru Senilai Rp2 Miliar

AKTUALITA.CO.ID – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor mulai merealisasikan revitalisasi SD Negeri (SDN) Pakuan, Kelurahan Pakuan, Kecamatan Bogor Selatan. Proyek yang didanai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD)...

Read more

Bunda PAUD Kota Bogor Gencarkan Kampanye “Ayo Sekolah ke PAUD”, Tekankan Pentingnya Masa Emas Anak

by Arsyit Syarifudin
June 12, 2026
0
Bunda PAUD Kota Bogor Gencarkan Kampanye “Ayo Sekolah ke PAUD”, Tekankan Pentingnya Masa Emas Anak

AKTUALITA.CO.ID – Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Kota Bogor, Yantie Rachim, terus menggencarkan kampanye "Ayo Sekolah ke PAUD" melalui kegiatan roadshow yang kali ini digelar di Aula...

Read more

Kemenag Siapkan INSIGHT Scholarship untuk Mahasiswa Internasional di PTKIN

by Arsyit Syarifudin
June 12, 2026
0
Kemenag Siapkan INSIGHT Scholarship untuk Mahasiswa Internasional di PTKIN

AKTUALITA.CO.ID – Kementerian Agama (Kemenag) menyiapkan program beasiswa bagi mahasiswa internasional yang ingin melanjutkan pendidikan pada berbagai program studi keislaman di Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) melalui...

Read more

Didepan Mendikdasmen, Wawalkot Bogor Tegaskan Pendidikan Jadi Prioritas

by Arsyit Syarifudin
June 11, 2026
0
Didepan Mendikdasmen, Wawalkot Bogor Tegaskan Pendidikan Jadi Prioritas

AKTUALITA.CO.ID - Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor menunjukkan komitmen kuat dalam meningkatkan kualitas pendidikan di wilayahnya. Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin menegaskan, perhatian pemerintah pusat terhadap dunia pendidikan...

Read more

“Generasi Emas di Bogor Terancam?” Andhika Kecam Kebijakan Larangan Disdik

by Arsyit Syarifudin
June 6, 2026
0
“Generasi Emas di Bogor Terancam?” Andhika Kecam Kebijakan Larangan Disdik

AKTUALITA.CO.ID - Sekretaris Karang Taruna Kabupaten Bogor Andhika Aditisna melontarkan kritik keras terhadap kebijakan Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bogor yang melarang pelaksanaan pentas seni dan kegiatan kreativitas siswa...

Read more
Next Post
Gubernur Jabar: Paguyuban Asep Telah Beri Manfaat

Gubernur Jabar: Paguyuban Asep Telah Beri Manfaat

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related News

Yusfitriadi Soroti Akun Lapor Pak Bupati: Kritik Publik Bukan Gangguan

Yusfitriadi Soroti Akun Lapor Pak Bupati: Kritik Publik Bukan Gangguan

February 20, 2026
H. Achmad Fathoni Apresiasi Kecamatan Expo 2025, Tekankan Pentingnya Kebijakan Pro-Rakyat

H. Achmad Fathoni Apresiasi Kecamatan Expo 2025, Tekankan Pentingnya Kebijakan Pro-Rakyat

August 19, 2025
Dipukul Suami Saat Mabuk, Desi Lapor ke 112

Dipukul Suami Saat Mabuk, Desi Lapor ke 112

May 1, 2024

Telusuri menurut Kategori

  • Daerah
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Headline
  • Hukum dan Kriminal
  • Lifestyle
  • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Pendidikan dan Kesehatan
  • Peristiwa
  • Sosok dan Politik
Aktualita

aktualita.co.id merupakan portal berita aktual yang tersaji dengan realita seputar pemerintahan, daerah, pendidikan hingga informasi kesehatan untuk memenuhi kebutuhan pembaca masyarakat Indonesia. aktualita.co.id juga telah tergabung dengan Serikat Media siber Indonesia (SMSI) dan wartawannya tergabung dalam organisasi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI).

Kategori

  • Daerah
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Headline
  • Hukum dan Kriminal
  • Lifestyle
  • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Pendidikan dan Kesehatan
  • Peristiwa
  • Sosok dan Politik

Informasi

Redaksi
Karir
Info Iklan
Term & Conditions
Visi dan Misi
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Kode Etik Jurnalistik

© 2024 aktualita.co.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
  • Pendidikan dan Kesehatan
  • Sosok dan Politik
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Pemerintahan
  • Lifestyle
  • Olahraga

© 2024 aktualita.co.id

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
Static Icon
✕
Aktualita.co.id

FREE
VIEW