AKTUALITA.CO.ID – Kementerian Agama (Kemenag) menyiapkan program beasiswa bagi mahasiswa internasional yang ingin melanjutkan pendidikan pada berbagai program studi keislaman di Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) melalui skema INSIGHT Scholarship.
Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam Kemenag, Sahiron, mengatakan program tersebut dirancang untuk menarik minat mahasiswa asing yang ingin menempuh pendidikan studi Islam di Indonesia.
“Program yang akan kami perkenalkan adalah INSIGHT Scholarship. Program ini merupakan skema beasiswa yang ditujukan bagi mahasiswa internasional yang ingin menempuh pendidikan studi Islam di Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri di Indonesia,” ujar Sahiron di Jakarta, Kamis (11/6/2026).
Selain beasiswa, INSIGHT Scholarship juga menyediakan berbagai program short course dan dukungan akademik lainnya. Skema pendanaannya mencakup beasiswa penuh (full scholarship) maupun beasiswa parsial (partly scholarship).
Menurut Sahiron, pendanaan program berasal dari Kementerian Agama dan PTKIN yang menerapkan pola pengelolaan keuangan Badan Layanan Umum (BLU). Sejumlah PTKIN telah mengalokasikan kuota beasiswa bagi mahasiswa internasional yang dibiayai dari pendapatan institusi.
“Melalui skema ini, PTKIN tidak hanya melayani mahasiswa dalam negeri, tetapi juga mendukung mahasiswa asing yang ingin menempuh pendidikan di Indonesia,” katanya.
INSIGHT Scholarship dijadwalkan diperkenalkan kepada kalangan diplomatik asing dalam sebuah pertemuan pada 30 Juni 2026. Program ini menjadi bagian dari upaya memperkuat internasionalisasi PTKIN sekaligus mendukung target nasional peningkatan jumlah mahasiswa asing di Indonesia.
Pemerintah menargetkan peningkatan jumlah mahasiswa internasional yang belajar di Indonesia. Bahkan, Presiden menargetkan sedikitnya 100 ribu mahasiswa asing dapat menempuh pendidikan di berbagai perguruan tinggi Indonesia pada tahun 2029.
Daya tarik PTKIN dinilai semakin kuat seiring meningkatnya pengakuan internasional. Dalam pemeringkatan QS World University Rankings by Subject 2026 bidang Theology, Divinity and Religious Studies, tiga PTKIN Indonesia berhasil masuk jajaran perguruan tinggi terbaik dunia, yakni UIN Syarif Hidayatullah Jakarta di peringkat ke-29 dunia, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta di peringkat ke-37 dunia, serta UIN Maulana Malik Ibrahim Malang pada kelompok peringkat 101–150 dunia.
Sementara itu, Direktur Diplomasi Publik Kementerian Luar Negeri, Ani Nigeriawati, menilai INSIGHT Scholarship dapat menjadi instrumen strategis untuk memperkenalkan keunggulan studi Islam Indonesia kepada masyarakat internasional.
Menurutnya, program tersebut juga menjadi sarana memperkenalkan praktik moderasi beragama dan Islam moderat Indonesia kepada negara-negara mitra.
“Kami berharap para mahasiswa asing yang belajar Islamic Studies di Indonesia dapat kembali ke negara asalnya dengan membawa perspektif Islam Indonesia yang moderat, inklusif, dan rahmatan lil alamin,” ujar Ani.
Ia menambahkan, Indonesia memiliki peluang besar untuk menjadi salah satu pusat studi Islam dunia. Oleh karena itu, PTKIN perlu terus memperkuat kualitas akademik, riset, serta jejaring internasional guna meningkatkan daya tarik bagi mahasiswa dari berbagai negara.
“Dengan perkembangan kajian Islam yang semakin maju, Indonesia memiliki peluang besar untuk menjadi salah satu pusat studi Islam dunia,” tuturnya.
(Deni Supriadi)









