AKTUALITA.CO.ID – Tren ngopi sekarang bukan cuma soal nongkrong di kafe, tapi juga urusan stok di rumah. Sepanjang 2025, tren belanja kopi di e-commerce benar-benar meledak. Data dari Compas Market Insight Dashboard mencatat, penjualan kopi online naik hingga 120 persen dibanding tahun sebelumnya. Nilainya tembus Rp2,4 triliun, dari yang sebelumnya cuma Rp1,1 triliun Gokil.
Bukan hanya jumlah pembeli yang bertambah, tapi juga cara belanjanya yang berubah. Kalau dulu orang beli kopi satuan, sekarang makin banyak yang check out ukuran besar. Terbukti, total produk kopi terjual naik dari 23 juta unit di 2024 jadi 29 juta unit di 2025. Plus, harga rata-rata per unit juga ikut naik, dari Rp46 ribu ke Rp81 ribu.
CEO Compas.co.id, Hanindia Narendrata, bilang kalau perubahan ini nggak lepas dari gaya hidup baru masyarakat urban yang pengen praktis dan hemat. “Konsumen sekarang lebih mikir jangka panjang. Beli kopi kemasan besar dianggap lebih efisien, apalagi buat yang ngopi tiap hari di rumah,” kata Hanindia kepada Aktualita.co.id, Sabtu (10/1/2026)
Salah satu yang paling jadi sorotan adalah kemasan karton. Format ini ternyata jadi favorit baru karena lebih simpel dan cocok buat stok. Sepanjang 2025, penjualan kopi dengan kemasan karton melonjak sampai 563 persen, jauh meninggalkan kemasan lain.
Tren ini juga terasa langsung di level pelaku usaha. Rizky Pratama, pemilik brand kopi lokal Kopi Ngalir, mengaku penjualan di e-commerce justru paling kencang dari produk ukuran besar. “Sekarang yang laku keras itu kemasan 1 liter atau box. Pembeli biasanya beli buat stok seminggu atau lebih, bahkan ada yang repeat order tiap bulan,” ujar Rizky.
Selain soal kemasan, makin banyak distributor besar dan seller grosir yang turun langsung ke e-commerce. Efeknya, harga jadi lebih bersaing dan pilihan produk makin variatif. Buat konsumen, jelas untung. Buat brand, ini jadi peluang buat naikin basket size dan bikin pelanggan balik lagi.
Melihat tren ini, pelaku industri F&B diprediksi bakal makin serius garap e-commerce di 2026. Mulai dari main di kemasan besar, bikin promo bundling, sampai kolaborasi sama distributor online.
Intinya, budaya ngopi sekarang udah naik level. Dari sekadar nongkrong cantik, jadi gaya hidup borong kopi online. Kalau kamu tim ngopi di rumah, kayaknya tren ini bakal makin relate tahun depan
(Sheila)









