AKTUALITA.CO.ID – Pondok Pesantren (Ponpes) Tahfidz Al-Qudz Ar-Rasyid Nambo yang berlokasi di kampung Lengkong RT 13/07, Desa Nambo, Kecamatan Klapanunggal, Kabupaten Bogor menggelar acara Haflah Pelepasan dan Tasyakkur Santriwan dan Santriwati Angkatan V, Minggu (22/6/25). Acara yang digelar di Masjid Tahfidz Al-Quds Ar-Rasyid tersebut diwarnai suasana haru.

Para orang tua mereka bangga, dimana para santri sukses menimba ilmu tiga tahun lamanya di ponpes tersebut. Acara itu juga merupakan puncak prosesi pendidikan agama khususnya Al Quran.
Diketahui, sekolah tersebut tak hanya mengajarkan teori, tetapi juga mendampingi praktik peserta didik di tengah masyarakat. Ini seperti, menjadi bilal dalam pelaksanaan sholat Jumat di Masjid Pondok Pesantren Tahfidz Al-Quds Ar-Rasyid.
Pihak sekolah pun berharap menjadi pondasi utama dalam pembentukan karakter dan akhlak mulia para lulusan.
Mewakili orang tua wali siswa-siswi yang dilepas, Sunarto memberi apresiasi yang tinggi terhadap pendidikan akhlak yang ditanamkan oleh Ponpes Tahfidz Al-Quds Ar-Rasyid.
“Orang tua mengapresiasi pendidikan akhlak yang ditanamkan pada lulusan. Juga pendidikan akhlak ini adalah bekal yang sangat berharga bagi para lulusan dalam menggapai cita-cita mereka di masa depan,” katanya.
Sementara pimpinan Ponpes Tahfidz Al-Quds Ar-Rasyid Ustadz M Khairil Anwar juga menginginkan agar ilmu yang telah dipelajari para santri menjadi ilmu bermanfaat, menjadi berkah saat di dunia hingga akhirat nanti.
“Dan tak lupa, senantiasa mendekatkan diri kepada Allah SWT,” harapnya.
Doa dan harapan itu mengiringi langkah para lulusan untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi dan mengaplikasikan nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari.
Pelepasan santri juga tak hanya sekadar seremoni perpisahan, melainkan menjadi simbol keberhasilan ponpes dalam upayanya mencetak generasi muda, yang cerdas secara akademik, dan memiliki akhlak yang mulia dan berlandaskan agama.
Turut hadir di acara tersebut, Ketua BPD Desa Nambo Nesin Minda, Ketua MUI Desa Nambo H. Marshidik, Bhabinsa Iwan Setiawan, Satpol PP Amir, tokoh agama, masyarakat, dan tokoh pemuda, serta para orang tua wali santri, seluruh guru pengajar, santriwan dan santriwati dan tamu undangan lainnya.
(Andi.F)









