AKTUALITA.CO.ID – Momentum Ramadan membawa berkah bagi para siswa di SLB Dharmawanita Kota Bogor. Karya parsel Lebaran yang mereka hasilkan dalam pembelajaran vokasi mendapat sambutan luas dari masyarakat dan bahkan telah menerima lebih dari 100 pesanan menjelang Hari Raya Idul Fitri.
Kepala SLB Dharmawanita Kota Bogor, Darwina mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari pembelajaran berbasis proyek yang melibatkan delapan siswa dari jenjang SMPLB dan SMALB dengan kebutuhan khusus tunarungu dan tunagrahita.
“Kami melatih kemandirian, tanggung jawab, serta kemampuan bekerja sama melalui pembelajaran berbasis proyek,” ujar Darwina.
Ia menjelaskan, keberhasilan menerima ratusan pesanan parsel tersebut menjadi bukti bahwa karya para siswa mampu bersaing dan diterima oleh masyarakat luas. Bagi sekolah, kegiatan ini bukan sekadar aktivitas produksi atau penjualan, tetapi juga sarana untuk menumbuhkan rasa percaya diri siswa melalui karya nyata yang memiliki nilai ekonomi.
Selain itu, kata dia, kegiatan tersebut juga menjadi implementasi dari program “BMW Mamah” bagi SLB di Jawa Barat, yakni mendorong siswa untuk bekerja, melanjutkan pendidikan, berwirausaha, dan mandiri di rumah setelah menyelesaikan pendidikan.
“ Parsel yang mereka buat memiliki tampilan menarik, unik, serta bernilai sosial karena merupakan karya anak-anak berkebutuhan khusus. Menjelang hari raya, pesanan terus meningkat, baik dari individu, instansi maupun komunitas,” ungkapnya.
Menurutnya, respons orang tua siswa juga sangat positif terhadap kegiatan tersebut. Banyak dari mereka merasa bangga melihat anak-anaknya mampu menghasilkan produk yang memiliki nilai jual di masyarakat.
“Orang tua merasa bangga karena anak-anaknya bisa menghasilkan karya yang bernilai ekonomi. Bahkan, beberapa orang tua ikut membantu dalam proses promosi, pemesanan, hingga penyediaan bahan. Hal ini juga meningkatkan kepercayaan mereka terhadap potensi anak-anaknya,” jelas Darwina.
Pihak sekolah berharap, kegiatan pembelajaran vokasi seperti ini dapat terus berkembang sehingga siswa memiliki bekal keterampilan yang kuat setelah lulus.
“Harapannya, siswa dapat tumbuh menjadi pribadi yang mandiri, terampil, percaya diri, serta memiliki jiwa wirausaha. Dengan begitu mereka mampu berkarya, produktif, dan berdaya saing di tengah masyarakat,” pungkasnya.
(Pandu)









