Aktuals
  • Home
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
  • Pendidikan dan Kesehatan
  • Sosok dan Politik
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Pemerintahan
  • Lifestyle
  • Olahraga
No Result
View All Result
Aktualita
  • Home
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
  • Pendidikan dan Kesehatan
  • Sosok dan Politik
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Pemerintahan
  • Lifestyle
  • Olahraga
No Result
View All Result
Aktuals
No Result
View All Result
Home Pemerintahan

Upaya Pemkot Bogor Menghadapi Dampak Kemarau Panjang

Arsyit Syarifudin by Arsyit Syarifudin
July 27, 2026
in Pemerintahan
0
Upaya Pemkot Bogor Menghadapi Dampak Kemarau Panjang
74
SHARES
1.2k
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

AKTUALITA.CO.ID – Kekeringan masih melanda sejumlah titik di wilayah Kota Bogor. Tak hanya menyebabkan krisis air, kemarau panjang juga memicu kebakaran dan penyakit. Lalu apa ikhtiar Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor?

Salah satu penyakit yang mesti diwaspadai saat cuaca panas ekstrem ini adalah Heat Stroke. Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bogor, Erna Nuraena menjelaskan Heat Stroke adalah kondisi gawat darurat ketika suhu tubuh berada di atas 40 derajat. “Hal ini dapat menyebabkan gangguan kesadaran, seperti bingung, kejang, atau pingsan. Kondisi ini dapat berakibat fatal bila tidak segera ditangani,” kata Erna.

Heat Stroke berbeda dengan demam karena infeksi. Penyakit ini biasanya terjadi imbas aktivitas fisik di lingkungan panas yang tidak segera diatasi. “Karena itu, Heat Stroke termasuk kegawatdaruratan medis yang memerlukan penanganan segera di fasilitas kesehatan,” ujar Kadinkes.

Berita lainnya

Pemkot Bogor Isi Sejumlah Jabatan Strategis, Dedie Rachim Tekankan Integritas dan Peningkatan Pelayanan Publik

Sastra Dorong SKPD Tingkatkan Pendapatan Daerah, Soroti Rumitnya Proses Perizinan

DPRD Kabupaten Bogor Mulai Bahas KUA-PPAS 2027, Defisit Anggaran Capai Rp3,3 Triliun

Kelompok yang paling rentan Heat Stroke adalah anak-anak, lansia, ibu hamil dan kelompok masyarakat yang menderita penyakit kronis. Risiko lebih tinggi bisa menyasar kepada para pekerja lapangan. Erna mencontohkan PKL, tukang parkir, dan pengemudi yang banyak terpapar panas matahari. “Warga yang beraktivitas lama di bawah terik matahari juga perlu meningkatkan kewaspadaan,” terang Erna.

Erna mengungkapkan terdapat beberapa gejala Heat Stroke yang wajib diwaspadai. Misalnya suhu tubuh mendadak tinggi, kulit terasa panas, sakit kepala, hingga mual.

“Pada kondisi yang lebih berat, penderita dapat mengalami jantung berdebar, napas cepat, kebingungan, bicara tidak jelas, perubahan perilaku,” beber Erna.

Jika gejala tersebut sudah dirasakan, warga diimbau untuk segera mendatangi medis, guna mendapat pertolongan dan penanganan lebih cepat.

Guna menghindari Heat Stroke warga juga dianjurkan untuk tidak melakukan aktivitas di luar ruangan saat matahari berada persis di atas kepala.

“Terutama sekitar pukul 10.00 sampai 16.00 WIB, dan memilih waktu pagi atau sore untuk beraktivitas. Gunakan pakaian yang longgar, bawa topi atau payung,” ucapnya.

Dalam kondisi panas ekstrem ini, warga harus banyak mengkonsumsi air putih. Saat bekerja di luar lapangan, penting untuk istirahat berkala di tempat yang sejuk.

“Jika ada warga yang diduga mengalami Heat Stroke, segera pindahkan ke tempat yang sejuk atau teduh dan jauhkan dari paparan matahari langsung,” katanya.
Sementara itu, sebanyak 50 kepala keluarga (KK) di RT 004 RW 007, Kelurahan Kedunghalang, Kecamatan Bogor Utara, terdampak setelah sumber mata air dan sumur warga mengering.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bogor pun menyalurkan sekitar 4.000 liter air bersih untuk memenuhi kebutuhan warga terdampak.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Bogor, Dimas Tiko Prahadisasongko mengatakan, laporan kekeringan diterima dari warga melalui media sosial pada Senin (13/7) sekitar pukul 09.05 WIB. Tim Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (TRC-PB) kemudian langsung diterjunkan ke lokasi untuk melakukan asesmen. “Setelah menerima laporan, personel langsung melakukan asesmen, berkoordinasi dengan pihak kelurahan, kecamatan, serta RT/RW setempat. Kami juga menyalurkan sekitar 4.000 liter air bersih untuk memenuhi kebutuhan warga,” kata Dimas.

Kekeringan juga melanda warga di RT 01 RW 12 Kelurahan Bubulak, Kecamatan Bogor Barat. BPBD Kota Bogor mendistribusikan 8 ribu liter air bersih untuk dimanfaatkan oleh warga yang terdampak kekeringan, Rabu (17/7).

Ia menjelaskan, hasil asesmen menunjukkan kekeringan dipicu mengeringnya sumber mata air dan sumur warga. Kondisi tersebut membuat puluhan keluarga kesulitan memperoleh air bersih untuk kebutuhan sehari-hari.

Selain melakukan pendataan, BPBD memastikan distribusi air bersih telah rampung pada Senin siang. Dimas juga turun langsung meninjau proses penanganan di lokasi.

Menurutnya, kebutuhan paling mendesak saat ini adalah pasokan air bersih. BPBD akan terus memantau perkembangan di lapangan, terutama jika musim kemarau berlangsung lebih lama dan memicu kekeringan di wilayah lain.

BPBD juga mengimbau masyarakat segera melaporkan apabila menemukan wilayah yang mulai mengalami kesulitan air bersih akibat musim kemarau. Laporan tersebut akan menjadi dasar bagi petugas untuk melakukan asesmen dan menyalurkan bantuan secepat mungkin.

Di tempat terpisah, Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin meminta kepada Perumda Tirta Pakuan memperluas jaringan airnya.

“Ketika ada kekeringan air bawah tanah atau air sumur, stok volume air masih berlebih, masih cukup untuk memenuhi 80 persen warga Bogor,” jelasnya.

Hanya saja jaringan airnya belum mengakomodir seluruh wilayah. Hingga saat ini baru 75,46 persen warga Kota Bogor menggunakan jaringan air Perumda Tirta Pakuan.

“Yang kita harapkan di SDGs itu adalah 90 persen. Nah, beberapa tahun terakhir PDAM terus melakukan pembukaan jaringan baru,” ujarnya.

Salah satu wilayah yang mulai merasakan kekeringan adalah warga yang tinggal di Kedung Halang, Bogor Utara.

Jenal juga meminta kepada Perumda Tirta Pakuan agar turut mengecek wilayah tersebut. Tujuannya untuk memastikan apakah mereka masih pakai sumur atau jaringan air Perumda Tirta Pakuan.

“Ketika memang belum, saya harap PDAM harus menjadikan berikutnya target perluasan jaringan di Bogor Utara. Antisipasi kedua adalah kita masih ada air tangki, bisa dimanfaatkan,” ujarnya.

Masyarakat yang mengalami kekeringan pun diminta untuk langsung melapor. Layanan yang disediakan, seperti Si Badra atau ke aparatur wilayah setempat.

“Aparat wilayah seperti lurah, camat, saya harap proaktif mencari informasi titik mana yang kekeringan. Pemkot harus hadir, Pemkot harus memberikan solusi baik jangka pendek maupun jangka panjang,” katanya. (Adv)

Tags: BPBD Kota BogorDinkes Kota Bogorheat strokeJenal Mutaqinkekeringan kota bogorkemarau panjang kota bogorPerumda Tirta Pakuan
Share30Tweet19Send
Arsyit Syarifudin

Arsyit Syarifudin

Rekomendasi Untuk Anda

Pemkot Bogor Isi Sejumlah Jabatan Strategis, Dedie Rachim Tekankan Integritas dan Peningkatan Pelayanan Publik

by Arsyit Syarifudin
July 27, 2026
0
Pemkot Bogor Isi Sejumlah Jabatan Strategis, Dedie Rachim Tekankan Integritas dan Peningkatan Pelayanan Publik

AKTUALITA.CO.ID – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor resmi mengisi sejumlah jabatan strategis yang sebelumnya diisi oleh Pelaksana Tugas (Plt). Kini, posisi-posisi tersebut telah ditempati oleh pejabat definitif guna memperkuat...

Read more

Sastra Dorong SKPD Tingkatkan Pendapatan Daerah, Soroti Rumitnya Proses Perizinan

by Arsyit Syarifudin
July 27, 2026
0
Sastra Dorong SKPD Tingkatkan Pendapatan Daerah, Soroti Rumitnya Proses Perizinan

AKTUALITA.CO.ID – DPRD Kabupaten Bogor mendorong seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) untuk melakukan berbagai inovasi guna meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD), terutama di tengah kondisi defisit anggaran...

Read more

DPRD Kabupaten Bogor Mulai Bahas KUA-PPAS 2027, Defisit Anggaran Capai Rp3,3 Triliun

by Arsyit Syarifudin
July 27, 2026
0
DPRD Kabupaten Bogor Mulai Bahas KUA-PPAS 2027, Defisit Anggaran Capai Rp3,3 Triliun

AKTUALITA.CO.ID – DPRD Kabupaten Bogor mulai membahas Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Tahun Anggaran 2027. Dalam pembahasan awal tersebut, terungkap bahwa rancangan anggaran daerah...

Read more

Ratusan Pesepeda GGS Sambangi Kabupaten Bogor, Perkuat Sinergi Kota dan Kabupaten

by Arsyit Syarifudin
July 26, 2026
0
Ratusan Pesepeda GGS Sambangi Kabupaten Bogor, Perkuat Sinergi Kota dan Kabupaten

AKTUALITA.CO.ID – Ratusan pesepeda yang tergabung dalam komunitas Gowes Gowes Santai (GGS) Kota Bogor menggelar kegiatan gowes bersama menuju Bumi Tegar Beriman, Cibinong, Kabupaten Bogor, sebagai ajang mempererat...

Read more

‎Jelang Piala AFF 2026, Pemkab Bogor Gelar Kerja Bakti di Kawasan Stadion Pakansari

by Arsyit Syarifudin
July 26, 2026
0
‎Jelang Piala AFF 2026, Pemkab Bogor Gelar Kerja Bakti di Kawasan Stadion Pakansari

‎AKTUALITA.CO.ID – Menjelang berjalannya Piala AFF 2026, Pemerintah Kabupaten Bogor melakukan kerja bakti massal di kawasan sekitar Stadion Pakansari sebagai bagian dari persiapan menyambut ajang sepak bola bergengsi...

Read more
Next Post
Sastra Dorong SKPD Tingkatkan Pendapatan Daerah, Soroti Rumitnya Proses Perizinan

Sastra Dorong SKPD Tingkatkan Pendapatan Daerah, Soroti Rumitnya Proses Perizinan

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related News

Anggota DPRD Kabupaten Bogor Rudy Sabana Ajak Warga Tanam 1.000 Pohon untuk Cegah Bencana

Anggota DPRD Kabupaten Bogor Rudy Sabana Ajak Warga Tanam 1.000 Pohon untuk Cegah Bencana

March 10, 2025
Siti Chomzah : Pondasi Kualitas Anak Dibentuk Sejak Dini

Siti Chomzah : Pondasi Kualitas Anak Dibentuk Sejak Dini

March 26, 2024
Jum’at Curhat, Warga Gunung Sindur Keluhkan Bau Hewan Ternak

Jum’at Curhat, Warga Gunung Sindur Keluhkan Bau Hewan Ternak

April 26, 2024

Telusuri menurut Kategori

  • Daerah
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Headline
  • Hukum dan Kriminal
  • Lifestyle
  • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Pendidikan dan Kesehatan
  • Peristiwa
  • Sosok dan Politik
Aktualita

aktualita.co.id merupakan portal berita aktual yang tersaji dengan realita seputar pemerintahan, daerah, pendidikan hingga informasi kesehatan untuk memenuhi kebutuhan pembaca masyarakat Indonesia. aktualita.co.id juga telah tergabung dengan Serikat Media siber Indonesia (SMSI) dan wartawannya tergabung dalam organisasi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI).

Kategori

  • Daerah
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Headline
  • Hukum dan Kriminal
  • Lifestyle
  • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Pendidikan dan Kesehatan
  • Peristiwa
  • Sosok dan Politik

Informasi

Redaksi
Karir
Info Iklan
Term & Conditions
Visi dan Misi
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Kode Etik Jurnalistik

© 2024 aktualita.co.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
  • Pendidikan dan Kesehatan
  • Sosok dan Politik
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Pemerintahan
  • Lifestyle
  • Olahraga

© 2024 aktualita.co.id

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
Static Icon
✕
Aktualita.co.id

FREE
VIEW