AKTUALITA.CO.ID – Setelah tuntutan mereka untuk menonaktifkan sementara Kepala Desa Bojong Kulur Firman Riansyah dikabulkan, warga Desa Bojong Kulur, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, menggelar doa bersama di halaman kantor desa.
Doa tersebut dipimpin langsung oleh koordinator aksi demonstrasi, Ahmad Fauzi, sebagai bentuk syukur atas jawaban dari aspirasi masyarakat.
“Tuntutan kita dipenuhi, untuk saat ini kepala desa Bojong Kulur dinonaktifkan sementara. Tidak hanya di sini, kita akan terus kawal sampai kepala desa resmi turun dari jabatannya,” tegas Fauzi di hadapan warga.
Sebelum membubarkan diri, Fauzi juga mengajak seluruh peserta aksi untuk berdoa bersama. “Saat ini kita bisa bubar, tapi sebelum bubar marilah kita berdoa bersama karena apa yang kita tuntut hari ini mendapat jawaban baik,” tambahnya.
Menariknya, usai doa bersama, warga secara sukarela melakukan kerja bakti membersihkan area kantor desa dari sisa-sisa aksi. Mereka terlihat menyapu halaman, mengumpulkan spanduk bekas, serta mengangkut sampah.
“Ini desa kita, ini rumah kita, jangan dikotori. Mari kita bersihkan mulai dari sampah, spanduk, dan sisa lainnya bersama-sama,” tutur Fauzi.
Tak berhenti di kantor desa, warga juga melanjutkan kerja bakti ke Taman Bojong Kulur. Kegiatan tersebut menunjukkan kepedulian masyarakat terhadap kebersihan dan keindahan lingkungan, meski sebelumnya sempat menggelar aksi demonstrasi dengan intensitas tinggi.
Aksi warga Bojong Kulur ini menjadi contoh positif bahwa menyuarakan aspirasi dapat dilakukan dengan damai, sekaligus disertai kepedulian terhadap lingkungan.
(Rz)









