AKTUALITA.CO.ID – Upaya penyelundupan narkoba ke dalam Lapas Khusus Kelas IIA Gunung Sindur, Kabupaten Bogor, kembali digagalkan petugas. Seorang gadis remaja berinisial J diamankan setelah kedapatan membawa 10 paket narkoba jenis sabu yang disembunyikan dalam kemasan makanan ringan dan bungkus rokok.
Peristiwa tersebut terjadi pada Rabu, 12 November 2025, saat petugas melakukan pemeriksaan rutin terhadap barang bawaan pengunjung di area pintu masuk lapas. J diketahui datang sekitar pukul 10.00 WIB untuk membesuk salah satu narapidana di Blok A.
“Pada pelayanan pengunjung, kami berhasil menggagalkan adanya penyelundupan yang diduga narkotika jenis sabu. Pertama ditemukan di dalam makanan ringan, dan selang sekitar 40 menit, satu pengunjung lain kami amankan dengan modus serupa melalui bungkus rokok,” ujar Kepala Lapas Khusus Kelas IIA Gunung Sindur Wahyu Indarto Jumat (14/11/25).
Tidak hanya J, petugas juga mengamankan seorang pengunjung lainnya, berinisial E, beserta temannya. Dari tangan mereka ditemukan satu paket sabu yang disembunyikan dalam bungkus rokok yang rencananya akan diberikan kepada narapidana di Blok B.
Dari hasil penggeledahan, petugas menyita sejumlah barang bukti berupa 10 paket sabu, dua unit telepon genggam, satu bungkus rokok, serta satu dompet milik pelaku. Seluruh barang bukti dan kedua pelaku telah diserahkan ke Satnarkoba Polres Bogor untuk diproses lebih lanjut.
Kepala Lapas Wahyu Indarto menegaskan bahwa pengawasan kini semakin diperketat. Pengetatan ini dilakukan sebagai bagian dari implementasi 13 program akselerasi Menteri Hukum dan HAM serta 21 perintah harian Dirjen Pemasyarakatan, khususnya terkait pemberantasan peredaran narkoba di dalam lapas.
Sementara itu, Kasat Narkoba Polres Bogor, AKP Bagus Azi Lesmana, membenarkan bahwa kedua pelaku kini ditahan di Mapolres Bogor.
“Sudah berada di Polres Bogor. Saat ini masih dalam pengembangan. Yang jelas, kami bersama pihak lapas akan memproses setiap tindakan yang melanggar hukum, khususnya terkait narkotika, sesuai prosedur yang berlaku,” ujarnya.
Hingga kini, polisi masih melakukan penyelidikan mendalam untuk mengungkap apakah ada jaringan yang terlibat dalam upaya penyelundupan sabu tersebut.









