AKTUALITA.CO.ID – PT Prasadha Pamunah Limbah Industri (PPLI) menunjukkan komitmen nyata dalam pelestarian lingkungan dengan mendukung program Pemerintah Kabupaten Bogor Satu Hektar Hutan Kota di setiap kecamatan.
Dukungan tersebut diwujudkan melalui keikutsertaan PPLI dalam kegiatan Launching Penanaman Pohon Satu Hektar Hutan Kota yang digelar di TPU Cibugis, Desa Klapanunggal, Kecamatan Klapanunggal, Kamis (5/2/2026).
Diketahui, Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari Instruksi Bupati Bogor Nomor 31 Tahun 2025 tentang percepatan pelaksanaan penanaman pohon satu hektar hutan kota di seluruh kecamatan se-Kabupaten Bogor.
Manajer Local Stakeholder & Security PPLI, Achmad Farid, mengatakan keterlibatan PPLI dalam program ini sejalan dengan visi dan misi perusahaan sebagai entitas yang bergerak di bidang pengelolaan lingkungan hidup.
“PPLI merupakan perusahaan yang fokus pada pengelolaan lingkungan. Program satu hektar hutan kota ini sangat inline dengan misi kami dalam menjaga dan meningkatkan kualitas lingkungan,” ujar Farid di lokasi, Kamis (5/2/2026).
Farid menambahkan, komitmen PPLI terhadap pelestarian lingkungan telah dijalankan sejak perusahaan berdiri pada tahun 1994.
“Selain mendukung program penghijauan yang diinisiasi pemerintah daerah, PPLI secara konsisten melaksanakan berbagai kegiatan lingkungan di sejumlah wilayah Kabupaten Bogor,” terangnya.
Tidak hanya melalui penanaman pohon, PPLI juga aktif dalam program konservasi ex-situ Elang Jawa, satwa endemik yang kini terancam punah, bekerja sama dengan Taman Nasional Gunung Halimun Salak.
“Selain itu, PPLI secara rutin melakukan kajian lingkungan bersama organisasi masyarakat serta jurnalis yang memiliki kepedulian terhadap isu lingkungan,” ungkapnya.
“Kami terus bersinergi dengan pemerintah dan berbagai pemangku kepentingan melalui diskusi serta aksi nyata. Harapannya, kualitas lingkungan di Kabupaten Bogor, termasuk kualitas udara, dapat terus meningkat,” tambahnya.
Sementara itu, Camat Klapanunggal Galuh Sri Wahyuni menyampaikan bahwa program penanaman pohon satu hektar hutan kota merupakan langkah konkret dalam memperluas ruang terbuka hijau sekaligus menjaga keseimbangan ekosistem di wilayah Kecamatan Klapanunggal.
“Program ini bukan sekadar penghijauan, tetapi juga upaya untuk meningkatkan kualitas udara dan kenyamanan masyarakat Klapanunggal,” ujarnya.
Ia menjelaskan, hingga saat ini di wilayah Kecamatan Klapanunggal telah tertanam sebanyak 940 pohon dari berbagai jenis di lahan seluas 1,1 hektar. Penanaman pohon akan terus dilanjutkan di beberapa titik lainnya, salah satunya di kawasan Situ Rawa Jejer yang berada di sekitar Kantor Kecamatan Klapanunggal.
“Kami berharap kegiatan ini tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi benar-benar dirawat hingga tumbuh besar dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, baik berupa pohon buah maupun pohon kayu,” pungkasnya.
(Retza)








