AKTUALITA.CO.ID – Lembaga Pengabdian kepada Masyarakat Institut Ilmu Al-Qur’an (IIQ) Jakarta melalui Kelompok 18 melaksanakan Kuliah Kerja Lapangan (KKL) Tahun Akademik 2025–2026 di Desa Nagrak, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor. Kegiatan yang berlangsung pada 3–31 Juli 2026 ini mengusung tema “Peran Perempuan dalam Konservasi Lingkungan Perspektif Ekoteologi Al-Qur’an.”
Dosen Pembimbing Lapangan Kelompok 18, Dr. Alfun Khusnia, S.Psi., M.Si., menjelaskan bahwa KKL menjadi bagian dari implementasi pembelajaran di IIQ Jakarta yang mengintegrasikan nilai-nilai Al-Qur’an dengan pengabdian kepada masyarakat.
Menurutnya, IIQ Jakarta merupakan perguruan tinggi yang menitikberatkan pada pembelajaran Al-Qur’an sekaligus mendorong mahasiswa untuk mengaplikasikan ilmu yang diperoleh di bangku kuliah melalui kegiatan pengabdian di tengah masyarakat.
“KKL ini merupakan integrasi dari tiga fakultas. Tahun ini IIQ Jakarta memberangkatkan 26 kelompok KKL di berbagai daerah di Indonesia, serta kelompok internasional yang melaksanakan pengabdian di Malaysia dan Thailand,” ujarnya kepada Aktualita.co.id, Senin (6/7/2026).
Selama berada di Desa Nagrak, mahasiswa menjalankan sejumlah program yang berfokus pada pelestarian lingkungan dan pemberdayaan masyarakat. Di antaranya penanaman pohon, pengolahan limbah organik menjadi kompos, serta edukasi mengenai pentingnya menjaga lingkungan sebagai bagian dari implementasi nilai-nilai Al-Qur’an.
Selain program lingkungan, mahasiswa juga melaksanakan program keagamaan sebagai agenda utama, seperti pembelajaran Al-Qur’an di majelis taklim ibu-ibu, kegiatan di Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA/TPQ), hingga pembinaan remaja masjid guna memperkuat pemahaman dan kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an.
Dr. Alfun berharap kegiatan ini tidak hanya memberikan manfaat bagi masyarakat, tetapi juga menjadi bekal berharga bagi mahasiswa dalam memahami kehidupan sosial.
“Kami berharap mahasiswa mampu menyerap pengalaman bermasyarakat. Apa yang selama ini dipelajari di kampus dapat dipraktikkan secara langsung sehingga setelah lulus mereka lebih siap mengabdi dan berkontribusi di tengah masyarakat,” katanya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Desa Nagrak yang telah menerima dan mendukung pelaksanaan KKL IIQ Jakarta di wilayah tersebut.
Sementara itu, Kepala Desa Nagrak, Agus Sahrudin, menyambut baik kehadiran mahasiswa IIQ Jakarta. Menurutnya, program KKL diharapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus mempererat sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah desa dalam mendukung pembangunan serta pemberdayaan masyarakat.
(Deni Supriadi)









