AKTUALITA.CO.ID – YBM PLN bersama Pondok Pesantren Daarul Quran Al Jannah bergerak cepat menyalurkan bantuan air bersih bagi masyarakat dan pondok pesantren yang terdampak kekeringan di Kecamatan Cariu, Kabupaten Bogor, pada Rabu (05/08/26).
Penyaluran ini merupakan aksi tanggap darurat dalam merespons krisis air bersih akibat musim kemarau yang melanda kawasan tersebut.
Pada hari pertama penyaluran, sebanyak 16.000 liter air bersih didistribusikan secara merata ke dua titik lokasi utama, yakni Pesantren Nurul Huda dan Pesantren Syamsudhuha, serta kawasan pemukiman warga sekitarnya. Langkah ini difokuskan pada titik-titik krusial yang membutuhkan pasokan air mendesak demi menjaga kelangsungan operasional pesantren dan aktivitas warga harian.
Kedatangan armada tangki bantuan air bersih disambut antusias oleh warga setempat. Sejak pagi, masyarakat berbondong-bondong memadati lokasi distribusi dengan membawa berbagai wadah penampung air, mulai dari ember, jeriken, hingga galon demi mencukupi kebutuhan memasak, minum, dan sanitasi keluarga.
General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Barat, Muhammad Joarifin, menyampaikan bahwa aksi kemanusiaan ini merupakan komitmen kepedulian sosial PLN melalui Yayasan Baitul Maal (YBM) terhadap penderitaan warga yang terdampak kekeringan.
“Keberadaan PLN tidak hanya berfokus pada keandalan listrik, tetapi juga hadir nyata mendampingi masyarakat dalam situasi tanggap darurat bencana alam,” jelasnya.
Muhammad Joarifin menambahkan bahwa kolaborasi sinergis antara pegawai PLN dan lembaga keagamaan ini diharapkan mampu menghadirkan keberkahan serta manfaat luas bagi sesama.
“PLN akan terus memantau perkembangan wilayah terdampak kemarau di Jawa Barat agar bantuan darurat dapat disalurkan secara tepat sasaran guna meringankan beban hidup masyarakat,”katanya.
Sementara itu, Manager PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Gunung Putri, Darwin Simanjuntak, menjelaskan bahwa kolaborasi bersama Ponpes Daarul Quran Al Jannah difokuskan pada wilayah yang mengalami krisis air cukup parah di area kerjanya.
“Koordinasi lapangan yang solid menjadi kunci agar distribusi 16.000 liter air bersih berjalan tertib dan dapat langsung dimanfaatkan santri serta warga,”ungkapnya.
Darwin Simanjuntak berharap bantuan air bersih ini dapat menyokong kegiatan pembelajaran para santri di pesantren dan memenuhi kebutuhan mendasar pemukiman sekitar. Pihaknya siap terus memetakan potensi wilayah lain di kawasan Kecamatan Cariu dan sekitarnya yang membutuhkan intervensi bantuan serupa selama musim kemarau berlangsung.
“Melalui bantuan ini, seluruh jajaran PLN berharap air bersih yang disalurkan dapat membawa keberkahan, kemanfaatan, serta meringankan beban harian masyarakat terdampak. Sinergi YBM PLN bersama masyarakat diharapkan terus terjalin erat sebagai wujud solidaritas sosial yang berkelanjutan,”pungkasnya.
Red









