AKTUALITA.CO.ID _ Bendahara Desa Cibodas, Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor harus menghela napas panjang, karena uang yang berasal dari Dana Desa yang diambilnya harus raib di gondol maling dengan modus pecah kaca mobil.
” Uang yang raib itu sebesar Rp.342 juta rupiah, dimana uang Dana Desa tersebut akan diperuntukan untuk pengaspalan jalan Kp.Leuwipaso,” ungkap Andriawan yang juga Bendahara Desa Cibodas. Rabu (26/6/24).
Andriawan menjelaskan, Kronologi berawal saat dirinya bersama Ketua TPK Rendi Lesmana selesai mengambil uang di Bank Mandiri Cabang Leuwiliang. Dalam perjalanan pulang, dirinya mengalami gangguan pada ban belakang kiri mobil yang robek. Setelah di ganti kemudian kami ke lokasi dimana Kepala Desa berada yakni di Kp.Leuwipeso tempat pengerjaan jalan.
” Saat kami berdua menghampiri kades dan berbincang, Rendi yang ingin kembali ke mobil kaget karena kaca mobil samping sudah dalam keadaan pecah dan uang serta tas yang ada didalamnya raib,” ungkapnya kepada Aktualita.co.id.
” Dengan kejadian itu, kami langsung melaporkan kejadian kepada pihak berwajib, apalagi ini adalah uang negara,” tambahnya.
Sementara, Kapolsek Rumpin Kompol Sumijo membenarkan adanya insiden pencurian modus pecah kaca mobil yang dialami oleh Pemdes Cibodas. Dirinya bersama Team Inafis Polres Bogor, Kp. Leuwipeso RT.03 RW.01 Desa Cibodas, Kecamtan Rumpin, Kabupaten Bogor, telah melakukan cek TKP pencurian uang/ pecah kaca di dalam Mobil Honda CRV dengan No.Pol : B 1553 VJB, berupa uang sebesar Rp. 324 juta, 1 buah laptop merk Asuz warna silver, 25 kartu ATM Bank BJB milik para guru ngaji, 9 kartu ATM Bank BJB milik perangkat staf desa serta 1 (satu) alat token transfer aplikasi IBC Bank BJB.
” Kejadiannya hari Selasa sekitar pukul 12.30 WIB dengan modus pecah kaca, saat ini kami sedang melakukan penyelidikan, meminta keterangan saksi dan mengumpulkan barang bukti,” tutupnya.
*Apit/Ns









