AKTUALITA.CO.ID – Menjelang libur Natal 2025 dan Tahun Baru (Nataru) 2026, Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Bogor meningkatkan intensitas razia di berbagai titik rawan guna mengantisipasi penyalahgunaan narkotika di wilayah Bogor.
Kepala BNNK Bogor Kombes Pol Anggun Cahyono mengungkapkan bahwa sejak Rabu (10/12/25), pihaknya mulai menggelar razia di sejumlah tempat hiburan malam dan rumah kos.
Menurutnya, Kegiatan tersebut dilakukan sebagai langkah preventif untuk menekan potensi meningkatnya penggunaan narkoba selama periode libur akhir tahun.
“Tadi malam kita melaksanakan razia di beberapa tempat hiburan malam, kemudian di tempat kos-kosan juga. Ada beberapa hasil razia yang kita temukan,” ujar Kombes Pol Anggun saat ditemui aktualita.co.id di Kantor BNNK Bogor, Cibinong, Kamis (11/12/25).
Ia menjelaskan, dari razia yang digelar semalam, petugas berhasil mengamankan sejumlah pengguna narkotika dengan berbagai jenis barang bukti.
“Yang diamankan sebagian besar menggunakan metamfetamin, ada juga yang menggunakan ekstasi dan ganja,” ungkapnya.
Ia menambahkan bahwa razia dilakukan di wilayah Bogor bagian barat serta kawasan perkotaan yang dinilai memiliki kerawanan lebih tinggi.
“Tadi malam kita lakukan razia di wilayah barat dan wilayah perkotaan,” jelasnya.
Selain melakukan penindakan, kata Kombes Pol Anggun, ia juga memberikan imbauan kepada masyarakat agar lebih peduli dan berani melaporkan jika menemukan indikasi penyalahgunaan narkoba di lingkungan sekitar. Menurutnya, angka penyalahguna narkotika di Kabupaten Bogor masih cukup tinggi.
“Melalui informasi ini kami berharap bisa menjangkau lebih luas. Dengan jumlah penduduk Bogor 6 juta, angka forensik kita 1,3 persen. Artinya diduga ada sekitar 100.000 pengguna narkotika di wilayah Bogor,” katanya.
Ia menegaskan bahwa BNNK Bogor membuka akses seluas-luasnya bagi masyarakat untuk melaporkan kerabat atau tetangga yang membutuhkan rehabilitasi.
“Mari sama-sama kita jaga. Jika ada tetangga, keluarga, atau teman yang menggunakan narkoba, jangan sungkan untuk melaporkan. InsyaAllah tanpa biaya untuk rehabilitasi. Mari kita sambut tahun baru dengan hidup sehat tanpa narkoba,” pungkasnya.
(Retza)









