AKTUALITA.CO.ID – Desa wisata merupakan bentuk pariwisata berbasis desa yang mengangkat budaya, tradisi, serta potensi lokal sebagai daya tarik utama. Konsep ini tidak hanya menghadirkan pengalaman wisata, tetapi juga menjadi ruang pembelajaran dan pemberdayaan masyarakat.
Salah satu desa yang berhasil menerapkan konsep tersebut adalah Desa Wisata Ciderum, yang berlokasi di Jl. Pasar Cikereteg, Gang K.U.D/Masjid Al-Huda, Kampung Batu Kembar RT 01 RW 07, Desa Ciderum, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor, 16730.
Desa Wisata Ciderum dikenal sebagai desa wisata edukasi dengan tiga kegiatan utama yang menjadi fondasi pengembangannya. Pertama, edukasi pengelolaan sampah, ternak domba Garut dan ketahanan pangan.

(Sheila)
Sebagai destinasi wisata edukatif, Desa Wisata Ciderum dilengkapi dengan berbagai fasilitas penunjang. Mulai dari cafe bernuansa alam, spot foto, mushola, aula, gazebo, taman, hingga galeri kerajinan tangan hasil daur ulang sampah. Tak hanya itu, pengunjung juga dapat melihat langsung produk-produk seperti pupuk organik dan hasil olahan lainnya yang mencerminkan semangat ramah lingkungan dan kreativitas warga desa.
“Setiap lingkungan memiliki potensi yang bisa dikembangkan. Dengan gotong royong, potensi tersebut dapat diolah menjadi peluang besar yang membawa manfaat bersama.” Kang Bento Pendiri Desa Wisata Ciderum.
Perjalanan Desa Wisata Ciderum tentu tidak selalu mulus. Pada awal pembentukannya, desa ini menghadapi keterbatasan peran pemerintah serta minimnya antusiasme. Namun, seiring berjalannya waktu, semangat yang tak pernah padam dari para penggiat lingkungan dan masyarakat setempat membuahkan hasil. Komunikasi dengan berbagai dinas terkait pun terjalin dengan baik, hingga akhirnya Desa Wisata Ciderum kerap dilibatkan dalam agenda-agenda pemerintah.
“ Alhamdulillah, desa ini kini telah resmi memiliki SK Bupati dan menjadi salah satu dari 10 desa wisata di Kabupaten Bogor.” Tambah kang Bento.
Motivasi utama dari pengembangan Desa Wisata Ciderum adalah mewujudkan kesejahteraan masyarakat serta meningkatkan penghasilan setiap individu yang terlibat. Tak heran jika mayoritas pengunjung yang datang berasal dari instansi sekolah, fakultas, hingga komunitas, yang ingin belajar langsung tentang lingkungan, peternakan, dan ketahanan pangan.
“ tempat wisata yang tidak hanya menyuguhkan keindahan alam tapi juga edukasi tentang pengolahan sampah, ternak domba dan menanam, komplit deh “ Winda salah satu pengunjung.
Desa Wisata Ciderum menjadi bukti bahwa dari desa, lahir harapan tentang edukasi, kemandirian, dan masa depan yang lebih berkelanjutan.
Sheila









