AKTUALITA.CO.ID – Fakta baru terungkap dalam kasus pembunuhan terhadap Ujang, sopir taksi online asal Depok yang ditemukan tewas di ruas Tol Jagorawi KM 30. Sebelum jasadnya dibuang, korban ternyata sempat diajak berkeliling oleh dua pelaku selama berjam-jam.
Kapolres Bogor, AKBP Wikha Adhilestanto, mengungkapkan bahwa berdasarkan hasil pemeriksaan, kedua pelaku memang sudah berniat menghabisi nyawa korban demi menguasai harta bendanya.
“Korban ini sebelum dibuang diajak muter-muter dulu oleh para pelaku selama berjam-jam,” ujar AKBP Wikha.
Dari keterangan pelaku, aksi keji itu dilakukan dengan cara menjerat leher korban menggunakan tali. Wajah korban juga disekap hingga tidak bisa bernapas.
“Menurut pelaku, korban dibunuh menggunakan tali yang diikat di leher dan disekap mukanya sampai tidak bisa bernapas, kemudian tangan dan kaki korban di ikat baru di tinggalkan,” jelasnya.
Usai menghabisi korban, kedua pelaku membawa jasad Ujang dan berkeliling ke sejumlah lokasi. Mereka berusaha menjual barang-barang hasil rampasan dari korban.
“Korban ini dibawa muter-muter ke beberapa titik untuk menjual hasil curiannya. Setelah itu, korban ditinggalkan di ruas Tol Jagorawi,” jelasnya.
Tak lama setelah meninggalkan jasad korban, mobil milik Ujang yang dicuri pelaku mengalami kerusakan. Kendaraan tersebut mogok sehingga para pelaku memanggil derek dan membawanya ke bengkel di wilayah Citeureup.
Sebelumnya, kedua pelaku akhirnya berhasil ditangkap oleh pihak kepolisian. Menariknya, penangkapan dilakukan ketika keduanya sedang melakukan paniisan atau ritual di sebuah makam keramat di Ciamis, Jawa Barat.
“Hasil kerja keras tim, kedua pelaku pembunuhan sopir taksi online yang jasadnya ditemukan di Tol Jagorawi berhasil kami tangkap di Ciamis. Mereka diamankan saat sedang melakukan paniisan di salah satu makam keramat,” ungkap AKBP Wikha. (Rz)









