AKTUALITA.CO.ID – Sebelum saya menjelaskan mengapa kopi memiliki karakteristik rasa yang unik, mari kita mengenali pengertian dan sejarah adanya biji kopi. Kopi adalah tanaman yang berbentuk ceri yang harus di proses dulu agar dapat dibuat menjadi minuman.
Jenis kopi sendiri ada 3 jenis, mulai dari kafein yang tinggi seperti robusta, memiliki karakter asam yang tinggi yaitu Arabica, dan yang terakhir memiliki kafein paling rendah yaitu Liberika.
Sejarah awalnya ditemukan biji kopi ditemukan di Ethiopia berawal dari seorang penggembala yang sedang membawa kambing peliharaannya di sebuah ladang. Saat sedang menjaga Kambing peliharaannya, penggembara tersebut melihat kambing peliharaannya memakan sebuah biji mirip buah beri di pohon dan kemudian kambing itu hiperaktif.
Lalu sang gembala mencoba mengolah dan memakan biji tersebut dan dia merasakan hiperaktifnya. Lalu sejarah kopi muncul di Indonesia sendiri sudah ada sejak zaman penjajahan Belanda. Dimulai dari Gurbenur Belanda di Malabar (India) mengirim bibit kopi arabika kepada gurbenur Belanda di Batavia pada tahun 1696. Bibit pertama gagal tumbuh karena banjir di Batavia.
Pada saat penanaman ulang kembali di tempat yang sama ternyata berhasil dan pada tahun 1711 ekspor pertama kali dikirim dari Batavia ke eropa oleh VOC. Ekspor meningkat seiring berjalannya waktu bahkan selama 10 tahun awal setelah penanaman kopi berhasil di Batavia Hindia Belanda atau lebih dikenal dengan Indonesia dapat meng-ekspor 60 ton per tahun dan pertama kalinya kopi dibudidayakan secara luas selain dari ethiopia dan Arab.
Kopi sendiri sebenarnya memiliki karakteristik rasa yang kompleks dan tidak bisa di sama ratakan. Rasa-rasa tersebut dapat didapatkan dari faktor faktor tertentu, mulai dari Ketinggian tanah yang ditanam kopi, Spesies setiap kopi, proses pascapanen, dan profile roasting.
Ketinggian tanah biasanya jadi faktor pemilihan kopi apa yang akan ditanam, sementara variates adalah spesies kopi yang ditanam, proses pasca panen sendiri adalah proses mengolah kopi setelah di petik, dan terakhir ada profile roasting, profile roasting adalah proses terakhir sebelum kopi siap untuk diolah menjadi minuman.
Contohnya arabika yang memiliki asam namun kafein rendah dan memiliki rasa yang kompleks seperti rasa manis buah, manis gula, dan masih banyak rasa, Robusta yang memiliki kafein yang tinggi dan rasa yang pahit namun masih memiliki rasa unik tersendiri, dan yang terakhir ada Liberika yang memiliki rasa yang cukup kompleks namun kafeinnya rendah sehingga aman untuk orang yang memiliki penyakit GERD dan orang yang ingin mencoba industri kopi.
Jadi menurut pendapat saya, di zaman modern ini kita tidak bisa mengatakan semua kopi itu pahit karena kopi bisa jadi memiliki rasa manis atau rasa buah buahan dikarenakan faktor variates kopi itu sendiri yang bervariasi, proses pasca panen yang berbeda dan proses sangrainya yang membuat kopi itu memiliki karakteristik rasa yang unik.
*Nays









