AKTUALITA.CO.ID _ Kementerian ATR/BPN mengutip dari sebuah Film Indonesia yang berjudul ” Ipar Adalah Maut “. Terinspirasi dari film tersebut Kementerian ATR/BPN mengingatkan bahwa ” Mafia Tanah adalah Maut “.
Pasalnya, banyak terjadi diwilayah bahkan seorang publik figur Nirina Zubir yang menjadi korban mafia tanah hingga mengalami kerugian dari mulai puluhan sampai miliaran rupiah.
Menanggapi hal tersebut, Kementerian ATR/BPN terus bekerja sama dengan aparat penegak hukum memberikan perhatian khusus untuk memberantas mafia tanah yang sangat merugikan, baik bagi masyarakat maupun pemerintah. Kamis (27/6/24).
Mafia Tanah adalah Maut hanyalah sebuah istilah yang pas, karena mereka ini sangat-sangat merugikan semua pihak, baik rakyat maupun negara. Sehingga Kementerian ATR/BPN sejak 2018 teguh berkomitmen terhadap segala upaya pemberantasa mafia tanah, termasuk menjalin kerjasama dengan POLRI dan Kejaksaan Agung RI.
Menteri ATR/BPN, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyampaikan, di tahun 2024 sendiri, target operasi dari Satgas Anti Mafia Tanah adalah sebanyak 82 kasus.
” Total penyelamatan potensi kerugian Rp.1,7 triliun, di Provinsi Jambi sendiri terdapat 3 kasus dengan 6 tersangka. Dengan total penyelematan potensi kerugian Rp.1,19,” ungkap Menteri AHY kepada Aktualita.co.id.
Menteri AHY menecam keras siapa saja pihak-pihak yang berani terlibat menjadi bagian oknum Mafia Tanah hati-hati tidak ada ampun, ” Akan kita Gebug,Gebug,Gebug, MAFIA TANAH,” tegasnya.
*Apit/Ns









