AKTUALITA.CO.ID – Pemerintah Kabupaten Bogor melalui Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPKP) memastikan Pasar Petani Garuda segera mulai beroperasi dan dapat dimanfaatkan oleh para petani lokal sebagai ruang berjualan.
Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kabupaten Bogor Eko Mujiarto menyampaikan bahwa aktivitas Pasar Petani Garuda mulai berjalan secara bertahap sejak pekan ini. Ia menargetkan seluruh lapak pedagang sudah terisi lengkap pada pekan depan.
“Mulai minggu ini sudah mulai masuk. Minggu depan seharusnya sudah lengkap semua, dan para petani sudah bisa berjualan. Minimal pada pelaksanaan Car Free Day (CFD) minggu depan, pasar ini sudah bisa dikunjungi masyarakat,” ujar Eko Mujiarto, kepada Aktualita.co.id, Rabu (21/1/2026).
Ia mengatakan, keberadaan Pasar Petani Garuda diharapkan menjadi sarana strategis untuk mendekatkan hasil pertanian lokal kepada konsumen, sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani Kabupaten Bogor.
Terkait fasilitas parkir, Eko menjelaskan bahwa area parkir telah disiapkan di sekitar lokasi pasar. Pengelola juga akan melakukan penyesuaian sesuai dengan kondisi dan jumlah pengunjung.
“Parkir nanti di sebelah, ada ruang ke dalam. Kalau memang tidak cukup, nanti disesuaikan dengan kondisi pengunjung,” jelasnya.
Menariknya, para petani yang berjualan di Pasar Petani Garuda tidak dipungut biaya apa pun. Seluruh fasilitas disediakan secara gratis sebagai bentuk dukungan pemerintah daerah terhadap sektor pertanian.
“Iya gratis,” tegas Eko.
Dengan konsep tersebut, kata Eko, Pasar Petani Garuda diharapkan menjadi ikon baru pemasaran produk pertanian lokal.
“Bukan cuma itu, ini juga sekaligus destinasi alternatif bagi masyarakat yang ingin mendapatkan hasil pertanian segar dengan harga terjangkau, khususnya saat pelaksanaan CFD,” pungkasnya.
(Retza)









