AKTUALITA.CO.ID – Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor, melalui Kepala Bidang Sarana dan Prasarana (Kabid Sarpas), Yanto Pradipta membeberkan penyebab dari robohnya pagar tembok Sekolah Dasar Negeri (SDN) 05 Gunung Putri, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, pada Selasa, (18/11/25).
Dalam tinjauannya langsung, Yanto mengatakan, pertama semalam saya dapat info dari temen-temen BPD Desa Gunung Putri, kemudian dari Kasi Kecamatan Gunung Putri, bahwa telah terjadi pagar roboh dan hari ini saya tinjau ke lapangan.
“Data dari sekolah, ini memang bangunan lama, sudah diatas 25 tahun, kemudian dikerjakan secara swadaya sama lingkungan sekitar sekolah dan sebagainya,” bebernya Yanto kepada AKTUALITA.C0.ID, Rabu, (19/11/25).
Lalu Kemudian, dari hasil hari ini, kata Yanto, kami melakukan tinjauan lapangan kemudian kami ukur kurang lebih di 98 meter panjangnya, sudah pasti kami tangani keseluruhan tidak sebagian saja, karena sudah bangunan tua.
“Insyaallah di 2026 kami usulkan di APBD (Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah) Kabupaten Bogor,” tegasnya.
Dirinya menambahkan, Penanganan akan dilakukan secara sekaligus, tidak ditangani sebagian-sebagian. Menurutnya, karena sudah bangunan lama.
“Kurang lebih setelah idul fitri baru proses fisiknya, sementara kami sudah komunikasi dengan komite akan dipasang pagar sementara dari baja ringan sambil menunggu eksekusi dari pemerintah daerah,” paparnya.
Dikesempatan yang sama, Kepala Sekolah SDN 05 Gunung Putri, Supriyadi menuturkan, pihaknya menindaklanjuti karena ini musibah bencana alam yang tidak kita duga, dan untuk bangunan ini bangunan yang sangat lama
“Dan Alhamdulillah yang jelas untuk masalah dengan robohnya pagar ini kita sudah melaporkan kepada pihak-pihak terkait baik ke Disdik, Desa dan Kecamatan kita sudah lapor,” tuturnya.
ia berharap, kedepan bisa segera ditindaklanjuti, karena ini sekolah juga butuh kenyamanan dan keamanan kegiatan KBM.
“Dan mudahan-mudahan ini bisa terealisasi secepatnya supaya bisa lebih cepat kondusif,” ucapnya.
Terkait untuk pengawasan dan keamanan sebelum pembangunan dikerjakana, Supriyadi menyampaikan, SDN 05 Gunung Putri punya 2 tenaga keamanan yang akn berjaga siang dan malam.
“Jadi kita pantau bekerja sama juga dengan Guru-Guru, supaya tetap kondusif tidak menimbulkan hal-hal yang sifatnya bisa membuat celaka anak-anak. Dan kita tetap berupaya memberikan pelayanan yg baik untuk keamanan anak-anak di sekolah khususnya untuk warga dan sekolah juga,” tutupnya.
(Deni Dawer)









