AKTUALITA.CO.ID – Proyek Jalan Puncak 2 dipastikan mulai dikerjakan pada tahun 2026. Kabar ini disampaikan Anggota DPRD Kabupaten Bogor, H. Beben Suhendar saat menghadiri kegiatan Persiapan Pengamanan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 di Kecamatan Sukamakmur, Kabupaten Bogor, Sabtu (06/12/25).
Beben menyebutkan rasa syukur yang mendalam atas kepastian pembangunan ini. Bahkan, ia bernazar akan mengadakan syukuran dengan memotong kambing sebagai bentuk terima kasih atas perjuangan panjang mewujudkan proyek strategis tersebut.
Beben mengungkapkan bahwa gagasan Jalan Puncak 2 sudah ia dorong sejak tahun 1993. Setelah 32 tahun, akhirnya proyek tersebut mendapatkan respons positif dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
“Saya hadir saat itu bersama bupati di Lembur Pakuan. Pak KDM bilang jalan Puncak 2 mulai dikerjakan. Ini tentu kabar menggembirakan bagi masyarakat,” ujar Beben.
Beben juga memaparkan empat proyek strategis yang sedang dan akan dikerjakan di wilayah Sukamakmur. Diantaranya Pembangunan Jalan Puncak 2. “Proyek ini diproyeksikan mulai berjalan pada 2026 dan menjadi akses penting yang dapat membuka konektivitas Bogor bagian timur,” tuturnya.
Kemudian, kata Beben, Pembangunan Jalan Intruksi Presiden Jalan Daerah (IJD) yang merupakan kelanjutan dari proyek dua tahun terakhir, mulai dari Sukawangi, Wargajaya hingga Sukamulya. “Tahun ini pembangunan dilanjutkan ke wilayah Sukamakmur–Citeureup melalui aspirasi Anggota DPR RI, Marlyn Maisyaroh,” terangnya.
Lebih lanjut, Beben juga mengatakan Pembangunan Bendungan Cijurey. Pekerjaan bendungan ini telah berjalan sejak tahun lalu dan diperkirakan membutuhkan empat tahun hingga tuntas.
“Yang keempat ini yang paling penting, pengembangan kawasan perekonomian baru. Berpusat di Desa Sukaresmi sebagai calon lokasi ibu kota Bogor Timur. Tahun depan direncanakan sudah dimulai betonisasi jalan menuju lokasi, penataan lane kawasan, hingga perencanaan pendukung lainnya,” jelasnya.
Menurut Beben, empat kegiatan strategis ini membutuhkan anggaran multiyears dan dukungan penuh dari berbagai pihak. Beben menegaskan bahwa keberhasilan mendorong percepatan pembangunan di wilayah timur Kabupaten Bogor tidak lepas dari sinergi bupati, ketua DPRD, hingga gubernur yang saat ini berasal dari satu partai. “Tentu kami sangat bersyukur. Ini perjuangan bersama untuk mewujudkan impian Bogor Timur,” tegasnya.
Ia juga menyebutkan bahwa selain dirinya, tokoh lain seperti Pak Ansori yang merupakan Anggota DPRD Kabupaten Bogor juga bernazar akan memotong kerbau sebagai bentuk rasa syukur. Rencananya, syukuran akan digelar di wilayah Sukamakmur. “Pak Ansori juga mengatakan hal yang sama akan memotong kerbau untuk syukuran,” pungkaanya.
(Retza)









