AKTUALITA.CO.ID _ Dinas Kesehatan terus mengajak masyarakat bergerak bersama untuk melaksanakan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) demi menekan angka kasus demam berdarah dengue (DBD) yang sedang naik. Hal itu dikatakan Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Kabupaten Bogor Adang Mulyana, Selasa (11/6/24).
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Kabupaten Bogor Adang Mulyana menjelaskan, DBD ditularkan oleh nyamuk, jadi jika nyamuknya dikendalikan otomatis kasusnya bisa terkendali. Salah satu cara mengendalikannya adalah dengan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN).
“Paling tidak seminggu sekali dilakukan, dan harus dilakukan terus secara berkelanjutan,” jelas Adang.
Adang juga menerangkan, Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor memasifkan pemberantasan sarang nyamuk (PSN) di beberapa wilayah melalui peran aktif Puskesmas. Mulai dari melakukan penyuluhan hingga penyemprotan menggunakan alat fogging atau pengasapan. Namun harapannya upaya menekan kasus DBD ini dilakukan bersama-sama oleh seluruh stakeholder dan masyarakat Kabupaten Bogor.
“Masyarakat juga diimbau menerapkan pola 3M di rumahnya masing-masing dengan menguras bak mandi, menutup tempat penampungan air, mengubur dan mendaur ulang barang bekas tidak terpakai yang menjadi tempat perkembangbiakan nyamuk Aedes Aegypti,” terang Adang kepada Aktualita.co.id.
Adang juga menyebutkan, jika kita konsisten menjalankan PSN, insya Allah kita bisa menurunkan kasusnya. Jadi harus bergerak bersama, bila sudah bergerak bersama dan konsisten, meski cuacanya masih seperti saat ini, kasus DBD akan dapat ditekan turun.
“Kemudian soal fogging, masyarakat juga harus memahami, fogging tidak bisa serta merta dilakukan, harus dilakukan sesuai ketentuan, khawatir jika terlalu sering dilakukan fogging akan timbul resistensi bagi nyamuk Aedes Aegypti yang menularkan penyakit DBD,” tandas Adang Mulyana.
*Apit









