AKTUALITA.CO.ID _ Kementrian agama Kabupaten Bogor gelar acara tasyakuran berkaitan dengan keberhasilan operasional haji yang sudah dilaksanakan pada tahun 2024 di Gedung Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor. Kamis (01/08/24)
” Kegiatan ini sebagai wujud rasa syukur dari keberhasilan operasional haji yang sudah dilaksanakan, Ini juga merupakan hajat nasional Kementrian Agama sebagai penanggung jawab secara umum penyelenggara haji, ” kata H. Ahmad Syukri Kakan Kemenag Kabupaten Bogor.
H. Ahmad Syukri menyebut, Keberhasilan kegiatan ibadah haji kemarin ada banyak sekali yang sudah dibantu oleh Pemerintahan Kabupaten Bogor, baik dari Pj Bupati Bogor, Dinas Kesehatan, serta camat termasuk Kantor Urusan Agama (KUA) .
” Semua ikut serta menyukseskan ibadah haji, sehingga untuk jamaah sebelum sampai di kabupaten, tingkat kecamatan sendiri sudah rapih. Dan ketika sampai di Kabupaten ada permasalahan bisa dengan mudah kita urai, ” ungkapnya kepada Aktualita.co.id.
Tidak hanya itu, kata dia, berkaitan dengan pemberangkatan haji ditahun ini kementrian kesehatan menekankan mengenai kesehatan jamaah haji.
Jadi, lanjut Ahmad Syukri, sebelum diberangkat, jamaah di periksa dulu secara usia dan penyakitnya apakah si calon ini punya penyakit tertentu, jadi harus ada MCU ketika sudah ada MCU dan dinyatakan sehat kemudian diberangkatkan.
Kemudian, lanjutnya, ia berterima kasih kepada pemerintah Kabupaten Bogor yang sudah menyiapkan semuanya dan siap untuk bersinergi seperti dalam UU haji juga disampaikan untuk keberangkatan dari tanah air utamanya dari kabupaten menuju embarkasih yang sudah menjadi ranahnya Pemkab maupun Pemkot.
“Dan itu sudah dilaksanakan, Alhamdulilah saya ucapkan juga terima kasih kepada KBIHU karena KBIHU ini juga merupakan mintra dari pemerintah kementrian agama yang sudah membantu dalam hal istito’ah secara ilmu, ” katanya kepada Aktualita.co.id.
“Karena dalam pemberangkatan haji itu bukan hanya kesehatan jasmani dan rohani tetapi harus ada ilmunya. Untuk kiyai-kiyai ustad ustadzah yang ada di KBIHU saya ucapkan Terima kasih karena semua sukses itu berawal dari yang terkecil, serta tertib dalam administrasi, “tambahnya.
Lebih lanjut ia menerangkan, untuk pembenahan mungkin kepada kelengkapan fasilitas misalnya, kita juga membutuhkan satu lahan tempat untuk diadakannya manasik secara kolosal.
Kerena menurutnya, ini penting Kabupaten Bogor dengan memiliki luas wilayah yang saya kira kalo untuk latihan manasik bisa diupayakan oleh pemerintah.
“Dan itu sudah saya sampaikan kepada pemerintahan Kabupaten bogor dan organisasi islam agar bisa dibuatkan lahan tersebut. Jadi sebelum semua jamaah berangkat kesana sudah latihan manasik haji terlebih dahulu sepanjang tahun, “jelasnya.
“Sejauh ini kita juga melakukan itu secara dadakan di lapangan tegar beriman. Tetapi kalo kita mempunyai tempat latihan untuk manasik haji center seperti yang digagas oleh bupati terlibih dahulu insyaallah para jemaah haji secara keilmuan bisa lebih baik lagi. Saya berharap mudah-mudahan bisa segera terlaksana dan terealisasi demi kenyamanan jamaah haji kita dalam beribadah menuju ke tanah suci, “harapnya.
Diketahui, untuk kuota jamaah haji di Kabupaten Bogor masih di angka 3.500 orang terbagi sekitar 9 kloter dan untuk masa tunggu di Kabupaten Bogor sementara ini masih 21 tahun di banding wilayah kota bandung 25 tahun.
*Rezza/Ns









