AKTUALITA.CO.ID – Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kecamatan Klapanunggal digelar di Club House PT Solusi Bangun Indonesia Tbk, Kabupaten Bogor. Kegiatan ini menjadi bagian dari proses penyusunan RKPD Kabupaten Bogor tahun 2026.
Acara tersebut dihadiri oleh Staf Ahli Ekonomi dan Pembangunan Kabupaten Bogor Deni Humaedi, Camat Klapanunggal Galuh, perwakilan Bappedalitbang, Kapolsek dan Danramil Klapanunggal, anggota DPRD Kabupaten Bogor Dapil II, serta kepala desa se-Kecamatan Klapanunggal dan sejumlah tamu undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Deni Humaedi yang mewakili Penjabat Bupati Bogor menyampaikan apresiasi atas dukungan masyarakat Kabupaten Bogor yang telah berkontribusi dalam berbagai program pembangunan.
“Berkat dukungan semua pihak, berbagai program pembangunan daerah dapat terlaksana dengan baik. Saya berharap Musrenbang ini mampu merumuskan program-program yang sesuai kebutuhan masyarakat, meningkatkan pelayanan publik, dan daya saing daerah,” kata Deni dalam sambutannya.
Deni menegaskan bahwa program pembangunan tahun 2026 perlu mempertimbangkan beberapa isu strategis, seperti penanganan stunting, pengentasan kemiskinan ekstrem, pengendalian inflasi, ketahanan pangan, serta pertumbuhan ekonomi dan pemerataan wilayah.
“Program pembanguan harus sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Pelayanan publik dan daya saing sehingga setiap program yang diusulkan dapat tercantum dalam visi dan misi serta prioritas pembangunan tahun 2025 2029,” terangnya.
“Selanjutnya kepada seluruh perwakilan perangkat yang hadir agar memerhatikan kebutuhan prioritas pembanguan agar di rumuskan dalam rencana kerja terhadap daerah masing masing,” jelasnya.
Sementara itu, Camat Klapanunggal Galuh memaparkan kondisi serta potensi wilayahnya yang memiliki luas 9.581 hektar dengan 9 desa, 39 dusun, 99 RW, dan 311 RT yang dihuni oleh 118.879 jiwa.
“Dari 9 desa di Kecamatan Klapanunggal, saat ini tiga desa telah berstatus desa mandiri, sedangkan lainnya masih berstatus desa maju. Saya berharap pada tahun 2025, desa-desa yang masih berstatus maju dapat berkembang menjadi desa mandiri,” ungkap Galuh.
Galuh juga menyoroti berbagai potensi di wilayahnya, seperti desa wisata, kawasan industri, pertanian, perkebunan, serta sumber daya alam berupa batu kapur.
Namun, ia menyampaikan sejumlah tantangan yang masih dihadapi, termasuk infrastruktur pendidikan yang belum memadai. “Salah satu potensi wisata yang ada di Desa Lewikaret belum berkembang secara maksimal. Selain itu, sumber daya alam berupa batu kapur juga memerlukan perhatian khusus, terutama terkait lintasan distribusi yang memadai,” jelasnya
Ia berharap Musrenbang tahun ini dapat menghasilkan solusi konkret untuk berbagai permasalahan yang ada, termasuk kebutuhan akan penambahan fasilitas pendidikan seperti SMP, serta perbaikan infrastruktur jalan dan Penerangan Jalan Umum (PJU).
“Musrenbang Kecamatan Klapanunggal ini diharapkan mampu menyusun program pembangunan yang lebih terarah dan sesuai kebutuhan masyarakat, demi mewujudkan Kabupaten Bogor yang lebih maju dan sejahtera terkhusus di Kecamatan Klapanunggal,” pungkasnya.
(Reza/Andi)









