AKTUALITA.CO.ID _ Akun Facebook milik @Zheny Ncup Toeyoel mengusik ketenangan salah satu perusahaan yang berada di Kp.Kedep, Desa Tlajung Udik, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor.
Pasalnya, dalam video yang di tayangkan oleh akun tersebut mengatakan adanya pencemaran limbah di Sungai Wika yang di duga dibuang oleh salah satu perusahaan yang memiliki jargon “Penanaman Sejuta Pohon”.
Untuk diketahui, salah satu perusahaan yang memiliki jargon “Penanaman Sejuta Pohon” di wilayah Kp.Kedep, Desa Tlajung Udik, Kecamatan Gunung Putri ialah PT.Kahaptex.
Salah satu pengurus perusahaan PT.Kahaptex, Widodo mengatakan, ramainya video yang di tayangkan oleh akun @Zheny Ncup Toeyoel sedikit membuat gatal telinga perusahaan. Pasalnya, dalam video tersebut turut serta di cuitkan catatan ” Buat apa namen sejuta pohon klo buang sejuta limbah kesungai … daglog ah .. diakhir video ikan pada mabok” tulis akun tersebut.
“Terkait videonya kita aman aja, karena tidak mungkin aliran air sungai itu naik. Secara logika masyarakat bisa menilai itu,” cetus widodo kepada wartawan di ruang kerjanya. Selasa (11/8/26).
” Yang menjadi gatal telinga kami adalah jargon sejuta pohon milik perusahaan kita, meskipun si pemilik akun tidak menyebut persis nama perusahaannya,” tambahnya.
Widodo menyebut, jika tujuannya bukan menyinggung perusahaan kami. Coba buat kembali video terkait perusahaan lain yang mana yang memilik jargon Penanaman Sejuta Pohon di Kedep selain PT.Kahaptex.
Widodo berharap, kepada masyarakat untuk bijak dalam menggunakan media sosial. Apalagi dalam hal memberikan informasi, jangan sampai ada cuitan atau catatan menjurus jika belum ada faktanya.
“Sekarang jaman medsos ya, informasi yang masih mentah bisa ditayang hingga dikonsumsi mentah-mentah oleh masyarakat. Terkait maksud dan tujuan si pemilik akun, saya tidak tau persis. Apa dia memang pecinta lingkungan atau hanya sekedar ingin terkenal melalui media sosial,” tutupnya.
Diketahui, Aliran air sungai selalu bergerak dari hulu ke hilir, mengikuti hukum gaya tarik bumi (gravitasi). Posisi air yang mengendap diduga terdapat kandungan limbah mengalir dari hulu dan berhenti di tengah, sedangkan posisi lokasi perusahaan yang memilik jargon Penanaman Sejuta Pohon berada di hilir.
Jadi, secara logika manusia normal pada umunya, daya tarik air tidak mungkin dari bawah ke atas melainkan dari atas kebawah.
(Dd)









