AKTUALITA.CO.ID – Aksi pencongkelan warung terjadi di wilayah Desa Mekarsari, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor, pada Selasa (2/12/25) dini hari.
Kapolsek Cileungsi, Kompol Edison mengatakan, bahwa seorang pelaku diduga membobol rumah makan padang dan warung pecel lele menggunakan linggis besi sepanjang 30 cm. “Saya datang ke TKP, membawa korban ke rumah sakit untuk dijahit. Setelah itu kita lakukan penyisiran ke arah kaburnya terduga pelaku,” ujarnya kepada Aktualita.co.id. Kamis (4/12/25)
Menurut Edison, pelaku pertama kali mencongkel rumah makan padang dan berhasil mengambil uang Rp30.000 dan sebuah speaker. Setelah itu, pelaku bergerak ke warung sebelahnya.
Namun, lanjut Kompol Edison, aksinya terhenti karena pemilik warung pecel lele yang sudah curiga kemudian melakukan perlawanan hingga pelaku terjatuh dan mengalami luka. “Ada warga yang melihat, tapi masih ragu. Padahal pelaku sudah jatuh dan berlumuran darah,” kata Kompol Edison.
Menurutnya, pelaku sempat melarikan diri meski dalam kondisi terluka dan sempat menjadi bulan-bulanan warga saat mencoba kabur menggunakan motor. Terlebih, kata Kompil Edison, karena situasi gelap dan warga tak mengenali siapa pelaku sebenarnya, ia berhasil kabur meninggalkan sejumlah barang bukti di lokasi.
“Pelaku membawa uang Rp30.000 dari keropak. Identitas pelaku masih kita telusuri melalui motor Mio yang ditinggalkan di TKP, namun motor tersebut bodong,” ungkap Kapolsek.
Kompol Edison memaparkan, barang bukti yang tertinggal antara lain sebuah sepeda motor, sandal, helm, serta linggis kecil 30 cm yang digunakan untuk mencongkel pintu.
” Saat ini korban pemilik warung mengalami luka di bagian pelipis kiri dan telah mendapatkan perawatan medis. Korban mengalami luka pada bagian pelipis karena terlibat perkelahian dengan pelaku,” katanya.
Saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyisiran di radius beberapa kilometer dari TKP dan mendalami kemungkinan adanya keterlibatan pihak lain. Namun sejauh ini, dugaan sementara pelaku beraksi seorang diri.
“Peristiwa terjadi sekitar pukul 04.00 sebelum azan subuh. Hingga kini kita masih kumpulkan keterangan dan mengidentifikasi pelaku,” tutup Kompol Edison.
(Pandu)









