AKTUALITA.CO.ID – Kedok sebuah lapak besi tua di wilayah Dayeuh, Kecamatan Cileungsi, akhirnya terbongkar. Bukannya menampung rongsokan, gudang tersebut diduga kuat menjadi lokasi transit sepeda motor hasil curian sebelum dikirim ke luar daerah.
Dalam penggerebekan yang dilakukan Polsek Cileungsi, petugas menemukan sedikitnya lima hingga enam unit motor yang disembunyikan di balik terpal. Kondisi kendaraan sangat mencurigakan; kunci kontak rusak dan ditemukan patahan kunci T di lokasi.
Kapolsek Cileungsi, Kompol Edison, mengungkapkan bahwa penggerebekan ini bermula dari laporan warga yang curiga dengan aktivitas pengangkutan motor secara berkala.
“Informasinya, satu sampai dua minggu sekali motor diangkut ke arah Madura. Saat kami cek, ternyata benar ada beberapa motor ditutupi terpal. Pelat nomornya banyak yang palsu, bahkan ada yang baru dicetak di pinggir jalan,” ujar Kompol Edison kepada Aktualita.co.id, Selasa (17/2/2026).
Salah satu kendaraan yang diamankan adalah Honda PCX yang dilaporkan hilang di kawasan Griya Alam. Beruntung, pemiliknya sudah berhasil mengambil kembali motor tersebut setelah nomor rangka dan mesinnya terbukti cocok.
Saat ini, polisi masih memeriksa seorang perempuan yang berada di lokasi saat penggerebekan. “Kami masih dalami apakah ini tempat penadahan permanen atau sekadar lokasi transit. Status saksi masih kami periksa dan belum ada yang ditahan,” tambahnya.
Kompol Edison menghimbau bagi masyarakat yang merasa kehilangan motor untuk segera mengecek ke Mapolsek Cileungsi.
Catatan untuk Warga yang Kehilangan Motor:
- Silakan datang ke Polsek Cileungsi.
- Bawa surat-surat kendaraan lengkap (STNK & BPKB).
- Petugas akan mencocokkan nomor mesin serta nomor rangka secara detail.
“Kami tidak akan berhenti di sini. Modus penyimpanan curanmor sekarang beragam, mulai dari kontrakan sampai gudang besi tua. Kami akan terus kembangkan untuk membongkar jaringan yang lebih besar,” pungkasnya.
(Pandu)









